Kamu Harus Perbaiki Kebiasaan Buruk Ini Jika Ada Sakit Maag

Kamu Harus Perbaiki Kebiasaan Buruk Ini Jika Ada Sakit Maag

Kamu Harus Perbaiki Kebiasaan Buruk Ini Jika Ada Sakit Maag – Sakit maag atau dispepsia adalah gejala penyakit berupa rasa nyeri dan panas pada lambung yang terjadi akibat sejumlah kondisi. Di antaranya adalah luka terbuka pada lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres.

Dispepsia fungsional merupakan kondisi sakit maag yang tidak diketahui penyebabnya. Pada kasus tertentu, sakit maag juga bisa dirasakan oleh ibu hamil. Dispepsia atau orang banyak menyebutnya sebagai sakit maag adalah keluhan yang banyak dialami. Selain nyeri ulu hati atau heartburn, gejala lain maag adalah mual, muntah, sensasi terbakar, rasa penuh setelah makan, dan cepat merasa kenyang. Sebagian besar kasus maag tidak diketahui penyebabnya.

Namun, pada beberapa kasus, maag bisa disebabkan oleh bakteri, adanya luka di dinding lambung, serta naiknya asam lambung ke kerongkongan. Umumnya maag bukan kondisi serius. Akan tetapi, keluhannya kadang bikin kita sering bolak-balik Club388 Indonesia menemui dokter. Bila kamu mengalami maag yang tak kunjung membaik, mungkin ada yang salah dengan gaya hidupmu.

1. Cara makan
Sering Maag? Perbaiki deh 6 Kebiasaan Buruk Ini

Melansir News Medical, seseorang dengan keluhan maag wajib menciptakan lingkungan saat makan yang nyaman dan tenang.

Selain itu, dianjurkan juga untuk makan dalam porsi kecil tetapi sering, serta mengunyah makanan dengan lambat.

Orang dengan maag sangat tidak dianjurkan untuk melewatkan waktu makan atau makan terlalu banyak, karena itu bisa membuat kondisi memburuk.

2. Jenis makanan
Sering Maag? Perbaiki deh 6 Kebiasaan Buruk Ini

Pola makan sehat bergizi seimbang dapat meningkatkan kesehatan seseorang secara keseluruhan, serta bisa mengatasi berbagai kondisi, tak terkecuali maag.

Penderita maag sebaiknya menghindari makanan yang mengandung asam tinggi, seperti jeruk, tomat, makanan berminyak, serta makanan yang terlalu pedas. Minuman mengandung soda serta kafein pun dapat mempermudah kambuhnya maag seseorang.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi apel, yoghurt, dan madu dapat mengurangi keluhan maag.

3. Manajemen emosi yang buruk
Sering Maag? Perbaiki deh 6 Kebiasaan Buruk Ini

Walaupun  maag sering dikaitkan dengan pola makan yang buruk, tetapi kondisi emosi seseorang juga bisa berkontribusi pada kekambuhan maag.

Disebutkan bahwa orang yang mengalami stres maupun kecemasan bisa memicu ketegangan otot, nyeri kepala, serta insomnia.

Ketegangan otot dapat memperburuk kerja lambung, sehingga menyebabkan kambuhnya maag pada seseorang. Jadi, pengelolaan emosi yang baik juga tak kalah penting dalam penanganan maag.

4. Konsumsi alkohol
Sering Maag? Perbaiki deh 6 Kebiasaan Buruk Ini

Menurut keterangan dari American Academy of Family Physicians, bila kamu punya maag dan sampai sekarang masih mengonsumsi alkohol, sebaiknya jangan diteruskan lagi.

Menurut sebuah laporan berjudul “The Role of Alcohol Use in Dyspepsia” dalam jurnal American Family Physician tahun 2000, disebutkan bahwa alkohol dapat merusak lambung, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Alkohol menghambat pergerakan lambung, sehingga muncul keluhan kembung pada penderita maag. Selain itu, alkohol diketahui dapat meningkatkan produksi asam lambung yang lama-lama dapat merusak dinding lambung.

5. Merokok
Sering Maag? Perbaiki deh 6 Kebiasaan Buruk Ini

Melansir Michigan Medicine, kandungan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan makanan yang ada di dalam lambung naik kembali ke kerongkongan. Akibatnya, kandungan asam dalam makanan yang belum tercerna itu bisa mengiritasi dinding kerongkongan, sehingga timbul rasa terbakar di daerah dada.

Untuk beberapa orang, berhenti merokok memang tak mudah. Namun, dengan tekad kuat, dukungan, serta bantuan konseling dengan profesional, kamu bisa terlepas dari jerat bahaya rokok.

6. Habis makan jangan langsung berbaring
Sering Maag? Perbaiki deh 6 Kebiasaan Buruk Ini

Setelah makan, usahakan jangan langsung berbaring. Makanan yang baru masuk ke dalam lambung akan mendorong pintu antara kerongkongan dan lambung, sehingga makanan akan kembali ke kerongkongan.

Penderita maag tidak boleh berbaring 2-3 jam setelah makan, serta tidak dianjurkan untuk makan sebelum tidur.

Jadi, kalau kamu masih melakukan kebiasaan buruk yang disebutkan di atas tadi, yuk, segera perbaiki agar sakit maag tak terus-terusan kambuh.