Inilah Manfaat Zat Tembaga untuk Menunjang Kesehatan Tubuh

Inilah Manfaat Zat Tembaga untuk Menunjang Kesehatan Tubuh

Inilah Manfaat Zat Tembaga untuk Menunjang Kesehatan Tubuh – Cuprum atau tembaga adalah mineral yang bermanfaat untuk mencegah dan mengobati defisiensi tembaga. Manfaat tembaga adalah membantu tubuh menggunakan zat besi dan gula, serta berguna dalam menjalankan fungsi saraf dan pertumbuhan tulang. Ada banyak mineral yang penting bagi kesehatan tubuh manusia. Di antaranya kalsium, fosfor, seng, hingga kalium.

Pada bayi, tembaga berperan penting dalam membantu perkembangan otak, sistem kekebalan tubuh, dan pertumbuhan tulang yang kuat. Tembaga sangat penting karena kekurangan tembaga dapat memicu penyakit anemia dan osteoporosis. Setiap mineral tersebut memiliki fungsi dan perannya masing-masing dalam jaringan tubuh. Tahukah kamu bahwa ada zat mineral yang kurang dikenal namun memiliki peran penting bagi tubuh? Ya, mineral ini adalah tembaga.

Tembaga (Cu) merupakan zat mineral yang tidak kalah penting dari mineral lainnya, karena kekurangan zat ini bisa menyebabkan gangguan pada beberapa jaringan tubuh. Dilansir dari idn poker android Ingin tahu apa saja manfaat tembaga dalam menunjang kesehatan kita? Simak ulasan berikut.

1. Meningkatkan imunitas tubuh
Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Zat Tembaga bagi Kesehatan

Asupan zat tembaga ternyata memiliki pengaruh yang terhadap imunitas tubuh. Dilansir Verywell Health, kekurangan mineral ini dalam tubuh telah terbukti mengurangi jumlah sel darah putih dalam tubuh, menyebabkan kondisi yang disebut neutropenia.

Tentunya memiliki jumlah sel darah putih yang rendah dapat membuat kita lebih rentan terhadap infeksi. Oleh karena itu, mempertahankan kadar tembaga dalam tubuh dapat membantu produksi dan dukungan sel darah putih dan menjaga tubuh tetap sehat.

2. Menjaga kesehatan jaringan ikat
Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Zat Tembaga bagi Kesehatan

Tingkat tembaga yang cukup membantu tubuh untuk mengganti jaringan ikat yang rusak. Sebagaimana telah diketahui, kolagen adalah struktur utama yang kompeten di ruang antara jaringan ikat dan tulang. Tingkat kolagen yang tidak mencukupi dalam tubuh dapat menyebabkan disfungsi sendi dan kerusakan jaringan ikat.

3. Menjaga kesehatan tulang
Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Zat Tembaga bagi Kesehatan

Selain menguatkan jaringan ikat, tembaga memiliki peran dalam kesehatan tulang. Menurut penelitian dalam Journal of Orthopaedic Translation tahun 2018, kekurangan tembaga yang parah memiliki korelasi dengan peningkatan risiko osteoporosis, osteopenia, dan penurunan kepadatan tulang yang lebih besar.

Osteoporosis sendiri adalah suatu kondisi yang melemahkan tulang dan membuat mereka rentan terhadap patah tulang. Sementara itu, osteopenia menyebabkan kepadatan mineral tulang menjadi lebih rendah dari yang seharusnya, dan dianggap sebagai prekursor osteoporosis.

4. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Zat Tembaga bagi Kesehatan

Berdasarkan laporan dalam North American Journal of Medicine and Science tahun 2015, tembaga sangat penting untuk kekuatan dan integritas jantung serta pembuluh darah.

Suplementasi tembaga secara rutin juga bisa meningkatkan fungsi jantung yang berubah dan mendorong regresi pembesaran jantung yang disebabkan oleh kekurangan tembaga.

Selain itu, menurut penelitian dalam Journal of Thrombosis and Haemostasis dan British Journal of Nutrition tahun 2005, telah diadakan suplementasi tembaga pada 16 perempuan muda yang sehat. Dosisnya 6 mg setiap hari selama 4 minggu. Hasilnya adalah penurunan sebanyak 30 persen pada plasminogen activator inhibitor-1 (PAI-1), sehingga berpotensi menurunkan risiko aterosklerosis.

5. Mencegah kanker
Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Zat Tembaga bagi Kesehatan

Berdasarkan penelitian dalam Antioxidants & Redox Signaling tahun 2013, dikatakan kalau tembaga memiliki sifat antioksidan. Karena tembaga mengandung antioksidan, itu dapat mengurangi produksi radikal bebas. Radikal bebas diketahui dapat merusak sel dan menyebabkan penyakit, terutama kanker.