Inilah Buah Eksotis Apel Gajah yang Kaya Akan Manfaat Baik

Inilah Buah Eksotis Apel Gajah yang Kaya Akan Manfaat Baik

Inilah Buah Eksotis Apel Gajah yang Kaya Akan Manfaat Baik – Dillenia indica, umumnya dikenal sebagai apel gajah adalah spesies Dillenia asli Cina dan Asia tropis. Ini adalah semak besar yang selalu hijau atau pohon  berukuran kecil hingga sedang yang tumbuh setinggi 15 m.

The daun yang 15-36 cm panjang, dengan permukaan mencolok bergelombang dengan urat terkesan. Sudah pernah dengar buah apel gajah? Apel satu ini bukanlah salah satu jenis apel yang sesungguhnya. Di Indonesia, lebih dikenal dengan simpoh yang memiliki habitat di hutan hujan primer atau daerah lembap.

Apel gajah kerap dimanfaatkan sebagai tanaman hias, sebab bunganya besar, indah, dan harum. Sedangkan, daging buahnya dapat digunakan sebagai sampo rambu. Selain itu, daun bahkan abu kayunya dapat dimanfaatkan.

1. Bukan keluarga buah apel yang kerap kamu temui
Apel Gajah, Buah Eksotis yang Jadi Hidangan Lezat dan Kaya Manfaat

Melansir laman resmi James Cook University, apel gajah merupakan anggota famili Dilleniaceae dengan nama ilmiah Dillenia indica. Tanaman satu ini berdaun kasar dengan urat lateral yang hampir sejajar satu sama lain. Bunganya putih besar dengan banyak benang sari dan menyerupai bunga aster.

Buahnya berdaging tebal, berdiameter sekitar 10—12 cm. Buahnya tidak bisa dimakan secara langsung, tapi dapat diolah sebagai sayuran. Rasanya pahit-asam, tapi kerap digunakan dalam masakan India, seperti kari, olahan ikan, dan chutney—penyedap dan saus berbumbu rempah-rempah berbahan sayuran atau buah-buahan segar.

2. Berasal dari daerah tropis yang lembab
Apel Gajah, Buah Eksotis yang Jadi Hidangan Lezat dan Kaya Manfaat

Apel gajah berasal dari Asia Tenggara, India, Bangladesh, Sri Lanka, sampai Asia Timur. Namanya pun beragam, kalau di Indonesia dikenal sebagai simpoh, di India dikenal dengan chalta atau chulta. Di Indonesia pun tersebar di beberapa daerah, seperti Sumatera dan Nusa Tenggara.

Mengutip Health Benefits Times, di daerah asalnya, apel gajah populer di kalangan gajah liar setempat. Buahnya menjadi salah satu makanan gajah liar, maka dari itu disebut dengan apel gajah. Meski faktanya tidak terkait dengan buah apel yang biasa kamu temukan.

3. Mengandung beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh
Apel Gajah, Buah Eksotis yang Jadi Hidangan Lezat dan Kaya Manfaat

Apel gajah mengandung berbagai nutrisi yang menyehatkan. Salah satunya, kandungan potasium yang dapat menurunkan tekanan darah. Melansir Netmeds, apel gajah mengandung tiga antioksidan, vitamin C, vitamin E, dan flavonoid yang dapat menjaga elastisitas kulit.

Beberapa potong apel gajah matang atau jus apel gajah untuk sarapan, dapat digunakan untuk mendetoksifikasi sistem pencernaan. Hal ini juga memungkinkan kelancaran fungsi ginjal, dengan menyingkirkan radikal bebas berbahaya dan melindungi dari penyakit ginjal.

4. Buah, daun, sampai kulit pohon dapat dimanfaatkan
Apel Gajah, Buah Eksotis yang Jadi Hidangan Lezat dan Kaya Manfaat

Selain untuk kesehatan tubuh, ternyata apel gajah bermanfaat untuk perawatan rambut. Beberapa kelompok etnis di India telah memanfaatkannya, seperti orang Manipuri yang menggunakan buahnya untuk mengurangi rambut rontok dan ketombe. Sedangkan, orang Assam menggunakan buahnya sebagai pestisida alami selama bertani padi.

Di India, kayu dari pohon apel gajah digunakan untuk pembuatan kapal, rak, sampai konstruksi rumah. Sebab, kayunya cukup keras dan memiliki daya tahan di bawah air sekitar tiga tahun. Abu kayu ketika ditambahkan ke batu bata yang terbuat dari tanah liat dapat meningkatkan ketahanan dari api.

5. Resep chutney, salah satu olahan apel gajah
Apel Gajah, Buah Eksotis yang Jadi Hidangan Lezat dan Kaya Manfaat

Apel gajah tumbuh liar dan dapat diolah menjadi kuliner kaya rempah. Salah satunya chutney khas etnis Assam. Berikut ini resepnya, seperti dikutip dari Farm Torasoi.

Bahan-bahan:

  • 1 apel gajah mentah
  • 1/2 cangkir gula
  • 1/2 sdm jintan hitam
  • 1 sdm biji mustard
  • 2 sdm biji mustard yang digiling kasar
  • 1 cabai merah kering
  • 4 cabai hijau, iris di tengah
  • 1/4 sdm bubuk kunyit
  • 1 sdm minyak mustard
  • garam secukupnya
6. Cara membuat chutney apel gajah
Apel Gajah, Buah Eksotis yang Jadi Hidangan Lezat dan Kaya Manfaat
  1. Potong apel gajah menjadi empat bagian. Pisahkan lapisannya. Gunakan lapisan lunak putih dan buang lapisan dan biji hijau bagian atas. Potong kecil-kecil.
  2. Panaskan minyak dalam wajan. Tambahkan jintan hitam, cabai merah kering, dan biji mustard. Tambahkan potongan apel gajah.
  3. Tambahkan bubuk kunyit, garam, dan cabai hijau. Aduk hingga rata.
  4. Tutup panci, tetap nyalakan api kecil sampai sedang. Aduk sesekali dengan melepas tutupnya.
  5. Saat apel gajah empuk dan matang, tambahkan biji mustard yang digiling kasar. Aduk sebentar.
  6. Saat bahan mulai menempel di wajan, tambahkan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan gula.
  7. Tutup panci. Aduk sampai air menguap dan chutney mengental.
  8. Angkat dan biarkan dingin. Sajikan sebagai lauk atau pendamping nasi.

Sudah gak penasaran lagi, kan? Buah eksotis yang dianggap sebagai buah liar ini ternyata memiliki beragam manfaat, bahkan bisa diolah menjadi hidangan lezat.

Cabang-cabangnya digunakan untuk membuat kayu bakar yang baik. The  bunga besar, 15-20 cm diameter, dengan lima kelopak putih dan benang sari banyak kuning. Ciri khas buahnya bulat besar, berwarna kuning kehijauan, berbiji banyak dan dapat dimakan. The Buah adalah diameter 5-12 cm agregat 15 karpel, masing-masing carpel berisi lima biji tertanam dalam daging buahnya tapi berserat.

Dillenia indica menghasilkan buah keras  besar yang dapat dimakan yang hanya dapat diakses oleh megaherbivora di alam liar. Sebuah studi di Buxa Tiger Reserve oleh ahli ekologi Sekar & Sukumar telah menunjukkan bahwa gajah Asia tampaknya memiliki kesukaan khusus pada buah D. indica , dan karenanya merupakan penyebar benih yang penting untuk pohon ini.