Inilah Alasan Mengapa Kerja Lembur Berbahaya Bagi Tubuh Kita

Inilah Alasan Mengapa Kerja Lembur Berbahaya Bagi Tubuh Kita

Inilah Alasan Mengapa Kerja Lembur Berbahaya Bagi Tubuh Kita – Lembur  adalah waktu kerja yang melebihi batas waktu kerja dalam aturan resmi pemerintah. Pemerintah Indonesia menetapkan batas waktu lembur adalah yang melebihi 7 jam sehari dan 40 jam dalam 1 minggu untuk 6 enam hari kerja dalam 1 minggu atau 8 jam sehari, dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 hari kerja dalam satu minggu atau waktu kerja pada hari istirahat mingguan dan atau pada hari libur resmi yang atau waktu kerja pada hari istirahat mingguan dan atau pada hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah.

International Labour Organization (ILO) juga mengatur mengenai waktu dan upah lembur untuk para pekerja di seluruh dunia. Namun ILO tetap mengalihkan kebijakan lembur ke masing-masing negara. Dalam bekerja gak sedikit orang yang memilih untuk kerja lembur sebagai solusi menyelesaikan pekerjaan mereka. Selain itu tuntutan dari bos untuk menuntaskan pekerjaan yang menumpuk juga menjadi alasan seseorang untuk lembur. Apakah kamu sering melakukannya? Jika sekali atau dua kali lembur, hal itu mungkin tidak menjadi masalah besar.

Namun jika kamu terlalu sering lembur, bahkan menjadikannya rutinas itu akan berbahaya bagi kesehatanmu, lho! Randy Simon, Ph.D., seorang psikolog klinis berlisensi yang berbasis di Montclair dan Summit, New Jersey, mengatakan bahwa bekerja di suatu tempat dengan Download IDNPlay jam kerja 40 hingga 50 jam per minggu sudah lebih dari cukup bagi kebanyakan orang.

1. Meningkatkan stres dan depresi
5 Alasan Kerja Lembur itu Berbahaya Bagi Kesehatan

Bekerja secara berlebihan atau kerja lembur  cenderung membuat seseorang  mudah mengalami stres bahkan depresi, lho!

Huffpost melansir dalam sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa pekerja yang bekerja setidaknya 11 jam dalam sehari memiliki risiko depresi yang lebih tinggi dibandikan orang yang bekerja sesuai standar yaitu 7-8 jam dalam sehari.

Temuan itu juga bergabung dengan sejumlah temuan lain yang berkaitan antara menghabiskan waktu berjam-jam bekerja dengan masalah kesehatan yang serius. Makadari itu nikmatilah waktu hari libur untuk beristirahat atau melakukan hobi yang kamu senangi. Kamu perlu rehat sejenak dari pekerjaan  sehari-hari untuk menghindari stres atau depresi yang muncul akibat kelelahan fisik dan mental.

2. Penglihatan menjadi buram
5 Alasan Kerja Lembur itu Berbahaya Bagi Kesehatan

Bagi kamu yang sering bekerja di depan gadget atau layar monitor seperti laptop dan komputer tentu cenderung mengalami hal ini, bukan? Nyatanya bekerja di depan layar monitor tanpa jeda memang bisa membuat penglihatanmu menjadi buram.

Dilansir Web MD bahwa mata akan bereaksi terhadap gambar yang terus bergerak dan berubah, hal ini mengalihkan fokus kemudian mengirimkan gambar yang bervariasi dengan cepat ke otak. Pekerjaan ini membutuhkan banyak usaha dari otot mata, selain itu mata juga lebih jarang berkedip saat menggunakan komputer dan perangkat sejenisnya. Oleh sebab itu matamu menjadi kering dan membuat penglihatan menjadi buram.

3. Meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke
5 Alasan Kerja Lembur itu Berbahaya Bagi Kesehatan

Bukan hanya menyebabkan mata buram, bahaya kerja lembur yang tak main-main berikutnya adalah dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, lho! Tentu ini menjadi masalah kesehatan serius yang perlu kamu hindari.Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Lancet, menyebutkan bahwa karyawan yang menghabiskan waktu bekerja selama berjam-jam meningkatkan risiko lebih tinggi terkena stroke dibandingkan mereka yang bekerja dengan jam kerja standar.

Para peneliti juga berspekulasi bahwa bekerja selama 61 hingga 70 jam seminggu menyebabkan peningkatan risiko penyakit arteri koroner sebesar 42 persen. Apalagi jika kamu memperpanjang lembur menjadi 71 hingga 80 jam, risikonya meningkat 63 persen, melansir laman Firstpost.

4. Kurang tidur menyebabkan kelelahan di siang hari
5 Alasan Kerja Lembur itu Berbahaya Bagi Kesehatan

Ketika kamu memutuskan lembur hingga larut malam, kamu tentu akan kekurangan waktu tidur  dan akhirnya merasa sangat lelah dan mengantuk di siang hari. Mungkin terdengar sepele, namun dibalik itu ada masalah kesehatan yang mengintai, lho!

Randy Simon, Ph.D., seorang psikolog klinis berlisensi yang berbasis di Montclair dan Summit, New Jersey menyebutkan bahwa terbangun lebih lama akan menyebabkanmu kurang tidur dan merasakan kelelahan di siang hari. Jika kamu menghabiskan waktu sepanjang hari untuk bekerja dalam jangka waktu yang lama, kamu akan sangat sulit untuk menenangkan pikiran sebelum tidur, dilansir Healthline. Ini semua berakibat turunnya produktivitas sekaligus meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

5. Memicu sakit leher dan punggung
5 Alasan Kerja Lembur itu Berbahaya Bagi Kesehatan

Bagi para pekerja yang sering lembur tentu tidak jauh-jauh dengan yang namanya sakit leher dan punggung. Hal ini diakibatkan karena bekerja dalam kondisi duduk atau berdiri dalam jangka waktu yang lama sehingga menyebabkan ototmu menjadi kaku. Dilansir Healthline dalam sebuah studi yaitu jurnal Occupational & Environmental Medicine menemukan bahwa semakin banyak jam kerja seseorang maka semakin besar risiko mereka mengalami sakit punggung.

Memang gak ada salahnya menukarkan waktumu untuk mendapat penghasilan tambahan. Tapi jangan sampai kamu mengorbankan kesehatan dengan terus-terusan mengambil kerja lembur hingga larut malam. Hargailah waktu istirahat maka kamu pun akan lebih semangat dan produktif dalam bekerja keesokan harinya.

Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan/atau hari libur resmi untuk waktu kerja 5 (lima) hari kerja dan 40 (empat puluh) jam seminggu, maka perhitungan upah kerja lembur untuk 8 (delapan) jam pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam, jam kesembilan dibayar 3 (tiga) kali upah sejam dan jam kesepuluh dan kesebelas 4 (empat) kali upah sejam.