Berikut Lima Cara Tetap Sehat untuk Perubahan pada Lansia

Berikut Lima Cara Tetap Sehat untuk Perubahan pada Lansia

Berikut Lima Cara Tetap Sehat untuk Perubahan pada LansiaPerubahan adalah keadaan yang berubah. Di mana keadaan yang sekarang tidak sama dengan keadaan yang akan datang. Ada beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya suatu perubahan. Faktor-faktor itu masuk ke dalam 2 kategori, yaitu internal dan eksternal. Dengan bertambahnya usia, tubuh akan mengalami berbagai perubahan, baik positif maupun negatif.

Penuaan adalah proses alami tubuh dan Anda dapat menjalaninya dengan baik apabila Anda memahami perubahan yang terjadi di tubuh serta langkah-langkah untuk menjaga kesehatan lansia.

Perubahan yang terjadi di tubuh akibat pertambahan usia dapat meliputi beragam hal. Mulai dari kulit, tulang, hingga otak yang mulai bekerja dengan cara yang berbeda. Mari simak penjelasannya di sini.

Perubahan pada Tubuh Terkait Kesehatan Lansia

Tubuh dapat mengalami berbagai perubahan seiring pertambahan usia. Dilansir dari Aplikasi IDN Poker77 Berikut perubahan pada tubuh lansia yang perlu diwaspadai:

1. Perubahan pada Tulang

Perubahan kurfa tulang belakang, lordosis, kifosis, skoliosis - Skoliosis

Saat baru lahir, sistem gerak manusia terdiri dari tulang-tulang rawan, yang seiring dengan pertambahan usia akan terbentuk menjadi tulang. Proses ini berlangsung terus-menerus, bahkan hingga Anda menua.

Pada lansia, tulang berubah menjadi lebih rapuh dan lebih tipis. Hal ini terutama terjadi pada wanita dan menyebabkan kondisi yang dinamakan osteoporosis. Kondisi ini meningkatkan risiko patah tulang. 

2. Perubahan pada Otak dan Sistem Saraf

Begini Cara Narkotika Merusak Otak Manusia : Okezone News

Otak manusia mulai berkembang sejak minggu ke-empat setelah pembuahan, ketika tabung saraf akhirnya menutup. Tabung saraf adalah jaringan saraf yang paling perama terbentuk sejak pembuahan, tampak seperti cacing tanah yang membentang sepanjang bagian belakang embrio.

Pertambahan usia dapat mengakibatkan perubahan pada gerak refleks tubuh dan sistem saraf Anda. Sel pada otak dan sistem saraf bisa mengalami kerusakan sehingga menyebabkan suatu kondisi yang disebut demensia.

3. Perubahan pada Saluran Pencernaan

Perubahan apa yang terjadi pada Sistem Pencernaan lansia? - Diskusi  Kesehatan - Dictio Community

Sistem pencernaan (digestive system) adalah sistem organ dalam multisel yang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut melalui dubur.

Saluran pencernaan pada lansia dapat berubah menjadi lebih keras dan kaku sehingga tidak berkontraksi seperti sebelumnya. Hal ini bisa menjadi penyebab berbagai gangguan pencernaan, seperti konstipasi, sakit perut, dan mual.

4. Perubahan pada Indra

Indera Penglihatan pada Manusia (Mata) : Struktur Fungsi Bagian

Alat indra adalah alat-alat tubuh yang berfungsi mengetahui keadaan di luar tubuh. Alat indra manusia sering disebut panca indra, karena terdiri dari lima indra yaitu indra penglihat (mata), indra pendengar (telinga), indra pembau/pencium (hidung), indra pengecap (lidah) dan indra peraba (kulit).

Memasuki usia senja, Anda mungkin akan mulai merasakan berkurangnya kemampuan pada indra penglihatan serta pendengaran. Kemampuan Anda dalam merasakan makanan atau minuman, sentuhan, serta bau juga mungkin akan berkurang.

5. Perubahan pada Kulit

Berita Harian Perubahan Yang Terjadi Di Kulit Wajah Di Usia 30 Tahun  Terbaru Hari Ini - Kompas.com

Seiring bertambahnya usia, kulit akan kehilangan elastisitasnya sehingga akan mulai mengendur dan berkerut. Untuk menghindari hal tersebut, sebisa mungkin kurangi paparan sinar matahari dan berhenti merokok.