Beragam Manfaat Baik Ubi Jalar Bagi Para Penderita Diabetes

Beragam Manfaat Baik Ubi Jalar Bagi Para Penderita Diabetes

Beragam Manfaat Baik Ubi Jalar Bagi Para Penderita Diabetes – Ubi jalar  (Ipomoea batatas) adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang di manfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi. Di Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting. Di Asia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dibuat sayuran. Terdapat pula ubi jalar yang dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya.

Ubi jalar berasal dari Amerika Selatan tropis dan, yang masih diperdebatkan,  Papua. Kalangan yang tidak menyetujui asal muasal ubi jalar dari Papua berpendapat bahwa orang Indian telah berlayar menuju ke barat melalui Samudra Pasifik dan membantu menyebarkan ubi jalar ke Asia. Proposal ini banyak ditentang karena bertentangan dengan fakta-fakta klimatologi dan antropologi. Bagi orang-orang dengan diabetes, memilih makanan bisa jadi hal yang cukup rumit.

Mereka harus membatasi makan gula, permen, cokelat, roti, intinya membatasi asupan karbohidrat sederhana dan beralih ke sumber karbohidrat yang lebih sehat. Salah satu sumber karbohidrat sehat yang baik untuk idn poker apk diabetes adalah ubi jalar. Ubi jalar adalah sumber karbohidrat yang juga mudah diolah menjadi berbagai makanan lezat. Selain itu, ubi jalar dikemas dengan berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk orang dengan diabetes.

1. Melancarkan pencernaan
Tak Disangka, Ini 5 Manfaat Ubi Jalar untuk Orang dengan Diabetes

Ubi jalar kaya akan serat, yang penting untuk kesehatan pencernaan dan mengendalikan gula darah. Serat adalah jenis karbohidrat, seperti pati dan gula. Tidak seperti karbohidrat olahan yang dipecah paling cepat dan diubah menjadi gula, tubuh mencerna serat dengan cara yang sangat berbeda.

Potongan serat larut yang terkandung dalam ubi jalar cenderung memperlambat proses metabolisme secara keseluruhan. Ini membuat karbohidrat yang kamu makan dicegah untuk diubah menjadi gula dengan begitu cepat, sehingga dapat mencegah lonjakan gula darah, dilansir Harvard T.H. Chan School of Public Health.

2. Mencegah kanker
Tak Disangka, Ini 5 Manfaat Ubi Jalar untuk Orang dengan Diabetes

Diabetes meningkatkan risiko terkena kanker. Namun, beta-karoten, sejenis pigmen yang larut dalam lemak yang dapat diubah menjadi vitamin A dapat memberikan perlindungan terhadap kanker tertentu.

Dijelaskan dalam laman Cancer Prevention and Treatment Fund, beta-karoten bertindak sebagai antioksidan, yang berarti mencegah proses kimia oksidasi yang bertanggung jawab dalam memicu perkembangan kanker.

Beta-karoten biasanya banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, dan ubi jalar adalah sayuran dengan karotenoid tertinggi.

3. Melawan peradangan
Tak Disangka, Ini 5 Manfaat Ubi Jalar untuk Orang dengan Diabetes

Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung  karena tingginya peradangan dalam tubuh mereka. Lebih lanjut, kondisi ini diperparah jika individu mengonsumsi terlalu banyak lemak tidak sehat, yang berdampak pada meningkatnya resistansi insulin dengan memicu peradangan kronis.

Nah, ubi jalar adalah sumber kolin yang sangat baik. Kolin umumnya tersedia berlimpah dalam telur dan daging, tetapi sumber kolin nabati yang baik adalah ubi jalar.

Kolin tidak hanya membantu menurunkan peradangan kronis, tetapi juga membantu meningkatkan gerakan otot, tidur, dan meningkatkan pembelajaran dan memori, menurut studi yang dilaporkan dalam jurnal Immunobiology tahun 2010.

4. Mengendalikan berat badan
Tak Disangka, Ini 5 Manfaat Ubi Jalar untuk Orang dengan Diabetes

Mengendalikan berat badan adalah bagian penting dalam usaha manajemen diabetes atau mencegah diabetes. Sebuah studi dalam jurnal PLoS One tahun 2015 menunjukkan bahwa kandungan serat larut dalam ubi jalar dapat meningkatkan rasa kenyang dan menawarkan tubuh mekanisme mandiri yang alami untuk pengaturan berat badan.

Salah satu serat makanan larut utama dalam ubi jalar, yaitu pektin, efektif dalam mengurangi asupan makanan, mengurangi penambahan berat badan, dan meningkatkan aktivitas hormon kenyang dalam tubuh.

Bisa dikatakan, peningkatan konsumsi ubi jalar akan mengakibatkan peningkatan asupan serat, yang pada gilirannya akan menyebabkan penurunan berat badan. Semakin kamu merasa kenyang sepanjang hari, semakin sedikit kamu akan ngemil, yang akan membantu mengelola berat badan secara efektif.

5. Mengendalikan tekanan darah
Tak Disangka, Ini 5 Manfaat Ubi Jalar untuk Orang dengan Diabetes

Kondisi diabetes meningkatkan risiko rusaknya arteri dan membuatnya mengalami pengerasan, yang disebut aterosklerosis. Itu dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang jika tidak diobati, dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti kerusakan pembuluh darah, serangan jantung, dan gagal ginjal.

Nah, makan ubi jalar dapat membantu mengendalikan tekanan darah karena kaya akan magnesium dan kalium. Penelitian dalam jurnal Advances in Nutrition tahun 2013 menunjukkan bahwa asupan kalium yang lebih tinggi menghasilkan penurunan tekanan darah, yang kemudian secara signifikan mengurangi kemungkinan seseorang terkena stroke atau masalah koroner.

Mengganti sumber karbohidrat sederhana ke ubi jalar adalah pendekatan yang sehat untuk individu dengan diabetes. Akan tetapi, perlu diingat bahwa ubi jalar bukanlah makanan ajaib untuk penanganan diabetes. Tetap terapkan gaya hidup sehat, jauhi stres, adopsi pola makan seimbang, serta ikuti pengobatan dari dokter untuk mengelola diabetes secara tepat.

Dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan kita. Selain karbohidrat sebagai kandungan utamanya, ubi jalar juga mengandung vitamin, mineral, fitokimia (antioksidan) dan serat (pektin, selulosa, hemiselulosa).

Ada beberapa varietas ubi jalar yang ada di Indonesia yaitu Daya, Borobudur, Prambanan, Mendut, Kalasan, Muara Takus, Cangkuang, Sewu. Sedangkan varietas-varietas yang baru dilepas tahun 2001 antara lain: Cilembu yang berasal dari Sumedang. Masing-masing varietas memiliki rasa khas yang berbeda-beda.