Beragam Makanan Fermentasi Sehat yang Baik Bagi Pencernaan

Beragam Makanan Fermentasi Sehat yang Baik Bagi Pencernaan

Beragam Makanan Fermentasi Sehat yang Baik Bagi Pencernaan – Fermentasi  dalam pemrosesan bahan pangan adalah pengubahan karbohidrat menjadi  alkohol dan karbon dioksida atau asam amino organik menggunakan ragi,  bakteri, fungi atau kombinasi dari ketiganya di bawah kondisi anaerobik. Perilaku mikroorganisme terhadap makanan dapat menghasilkan dampak positif maupun negatif, dan fermentasi makanan biasanya mengacu pada dampak positifnya. Sains yang mempelajari fermentasi disebut dengan zimologi.

Makanan dan minuman fermentasi diproduksi dengan melibatkan pertumbuhan mikroorganisme seperti yeast dan bakteri yang terkendali, dan konversi komponen makanan melalui mekanisme enzimatik. Mikroorganisme tersebut dapat mengubah gula dan starch menjadi alkohol atau asam. Alkohol atau asam tersebut dapat menurunkan risiko kontaminasi mikroorganisme patogen pada makanan, sehingga makanan dapat menjadi awet. Fermentasi dapat membuat membuat tekstur dan rasa makanan berubah, seperti rasa getir dan asam.

Makanan fermentasi tidak hanya membuat makanan menjadi awet, tapi juga menambah nilai nutrisi serta dapat meningkatkan bakteri baik atau probiotik untuk tubuh. Nah, probiotik sendiri merupakan bakteri atau yeast yang baik untuk tubuh kita, terutama untuk pencernaan. Bakteri pada probiotik ini bisa dibilang bakteri yang baik karena dapat membuat pencernaan sehat. Makanan dan minuman fermentasi apa saja yang dapat meningkatkan kesehatan dan pencernaan?

1. Kefir
Yogurt hingga Oncom, 7 Makanan Fermentasi ini Bagus Untuk Kesehatanmu

Kefir merupakan minuman susu fermentasi. Kefir dibuat dari susu sapi, kambing, atau domba yang diberi dengan kefir grainskefir grains merupakan kombinasi dari koloni yeast dan bakteri asam laktat. Sekitar lebih dari 24 jam, mikroorganisme yang ada di kefir grains tersebut berkembang biak dan memfermentasi gula dalam susu dan mengubahnya menjadi kefir. Rasa kefir hampir mirip dengan yogurt dengan tekstur yang lebih cair daripada yogurt.

2. Tempe
Yogurt hingga Oncom, 7 Makanan Fermentasi ini Bagus Untuk Kesehatanmu

Tempe merupakan salah satu makanan kesukaan masyarakat Indonesia, tempe juga merupakan salah satu sumber protein bagi para vegetarian. Tempe terbuat dari kacang kedelai rebus yang difermentasi dengan jamur Rhizopus oligosporus pada suhu ruang selama 35-37 jam.

3. Kombucha
Yogurt hingga Oncom, 7 Makanan Fermentasi ini Bagus Untuk Kesehatanmu

Kombucha merupakan minuman teh fermentasi asal Tiongkok atau Jepang. Kombucha dibuat dari teh hitam atau teh hijau dan gula yang difermentasi oleh kombinasi bakteri dan yeast yang bernama symbiotic culture of bacteria and yeast, fermentasi dilakukan selama seminggu atau lebih. Kombucha berasa asam-manis dan bersoda.

4. Kimchi
Yogurt hingga Oncom, 7 Makanan Fermentasi ini Bagus Untuk Kesehatanmu

Seiring berkembangnya Hallyu Wave di seluruh belahan dunia, semakin ngetren lah makanan tradisional Korea bernama kimchi ini. Biasanya kimchi disajikan sebagai side dish. Kimchi sendiri sebenarnya adalah nama untuk sayuran yang digaramkan dan difermentasi, sayuran yang biasa digunakan adalah kubis atau korean radish, dan berbagai sayuran lain. Fermentasi terjadi secara spontan dari mikroorganisme yang ada di kubis atau sayuran lain.

5. Sauerkraut
Yogurt hingga Oncom, 7 Makanan Fermentasi ini Bagus Untuk Kesehatanmu

Sauerkraut adalah makanan fermentasi yang terbuat dari kubis parut yang diberi 2,3%-3,0% garam. Fermentasi dari sauerkraut  umumnya melibatkan bakteri asam laktat. Sauerkraut rendah kalori namun tinggi serat, vitamin C, dan vitamin K.

6. Yogurt
Yogurt hingga Oncom, 7 Makanan Fermentasi ini Bagus Untuk Kesehatanmu

Yogurt merupakan salah satu minuman dairy product yang terkenal di dunia, yogurt adalah susu yang difermentasi menggunakan yogurt culture. Pembuatan yogurt dimulai dengan susu segar kemudian difermentasi dengan berbagai kultur bakteri hidup dan diinkubasi dengan suhu yang spesifik agar bakteri dapat tumbuh. Kultur bakteri tersebut memfermentasi laktosa membentuk asam laktat yang memberikan rasa asam yang khas untuk yogurt.

7. Oncom
Yogurt hingga Oncom, 7 Makanan Fermentasi ini Bagus Untuk Kesehatanmu

Salah satu makanan tradisional Indonesia yang populer di Jawa Barat, tak lain dan tak bukan adalah oncom. Oncom terbuat dari bungkil tahu, bungkil kacang tanah atau tapioka. Terdapat dua oncom yang berbeda warna dan berbeda kapang, yaitu oncom merah yang terbuat dari bungkil tahu dan difermentasi dengan kapang Neurospora sitophila, dan oncom hitam yang terbuat dari bungkil kacang tanah yang dicampur tepung tapioka dan difermentasi dengan Rhizopus oligosporus.

Fermentasi telah ada sejak zaman prasejarah. Bukti paling awal fermentasi makanan ada pada minuman beralkohol yang terbuat dari buah, beras, dan madu, bertanggal 7000-6600 SM di Jiahu, China,dan minuman anggur sejak 6000 SM di Georgia.

Kendi berusia 7000 tahun berisi sisa minuman anggur ditemukan di Pegunungan Zagros, Iran dan disimpan di Universitas Pennsylvania.  Diperkirakan bangsa Babilonia memfermentasikan minuman sejak tahun 3000 SM, Mesir Kuno sekitar 3150 SM, Meksiko Kuno sekitar 2000 SM, dan Sudan sekitar 1500 SM.

Louis Pasteur merupakan pakar Zymologist pertama di dunia, ketika pada tahun 1856 ia menghubungkan keberadaan ragi terhadap proses fermentasi. Pasteur pada awalnya mendefinisikan fermentasi sebagai proses “respirasi tanpa udara”. Pasteur juga menemukan bahwa fermentasi sejalan dengan perkembang biakan mikroorganisme di dalam makanan.