Beberapa Sup Ala Korea yang Sederhana Sekaligus Menyehatkan

Beberapa Sup Ala Korea yang Sederhana Sekaligus Menyehatkan

Beberapa Sup Ala Korea yang Sederhana Sekaligus Menyehatkan – Masakan Korea sebagian besar berbahan beras, mi, tahu, sayuran dan daging. Makanan tradisional Korea dikenal dengan makanan sampingan yaitu banchan yang dimakan dengan nasi putih dan sup atau kaldu.

Setiap makanan dilengkapi dengan banchan yang cukup banyak. Selain terkenal dengan KPop dan KDramanya, Korea Selatan juga terkenal dengan makanan yang sederhana dan menyehatkan. Salah satunya makanan jenis sup yang kamu pasti sering lihat di acara-acara Korea favoritmu.

Saking terkenalnya, sekarang sudah banyak restoran di Indonesia yang menyajikan sup khas negara ginseng tersebut. Apa saja sih jenis-jenis sup dari Korea Selatan yang mungkin kamu dapat coba membuatnya sendiri di rumah? Yuk, simak ya!

1. Seolleongtang (sup tulang sapi)
5 Jenis Sup Ala Korea, Dijamin Menghangatkan dan Menenangkan!

Seolleongtang merupakan sup yang terbuat dari tulang kaki sapi yang direbus selama beberapa jam. Kuah dimasak hingga kental dan berwarna putih creamy, sup ini menjadi andalan para keluarga di korea di musim dingin.

Tidak ada aturan tetap berapa lama sup ini dimasak, berapa banyak air yang digunakan. Ketika membuat sup ini, tulang direbus berjam-jam hingga semua kaldu keluar dan ditambahkan daun bawang, garam, dan merica.

2. Dak gomtang (sup ayam)
5 Jenis Sup Ala Korea, Dijamin Menghangatkan dan Menenangkan!

Varian sup satu ini dibuat dengan daging ayam. Waktu untuk memasak daging ayam juga tidak dibutuhkan waktu yang lama. Kaldu dari sup ini sangat kaya dan aromatik yang berasal dari ayam dan tulangnya.

Salah satu kunci dari kaldunya adalah menggunakan bawang putih yang banyak dan rebusan ayam dengan beberapa sayuran. Sup ini biasa disajikan dengan nasi hangat dan diberi topping suwiran ayam dan dapat ditambahkan sedikit potongan kubis yang pasti super lezat.

3. Galbitang (sup pendek daging sapi)
5 Jenis Sup Ala Korea, Dijamin Menghangatkan dan Menenangkan!

Galbitang termasuk dalam varian sup yang mewah di antara sup Korea lainnya. Mewah karena sup ini dibuat dengan iga sapi yang terkenal mahal. Galbitang sendiri sup yang kaya akan gizi dan rasa yang lembut, nikmat disantap hangat-hangat. Biasa disajikan ketika acara penting seperti pernikahan.

Waktu memasaknya pun cukup lama karena membutuhkan waktu untuk mengeluarkan sari dari iga sapinya. Biasanya, iga sapi di rebus bersama lobak, bawang merah, bawang putih, dan jahe. Wah, rasa gurihnya pasti bikin lapar ya!

4. Samgyetang (sup ayam ginseng)
5 Jenis Sup Ala Korea, Dijamin Menghangatkan dan Menenangkan!

Sup satu ini menggunakan daging ayam muda kecil utuh sebagai bahan utamanya kemudian dimasak bersama ginseng dan dimasukkan beras ketan ke dalamnya. Dengan kuah yang gurih, hangat dari ginseng, dan kuah kental dari beras ketan; sungguh kombinasi yang luar biasa untuk dimakan bersama keluarga.

Samgyetang sendiri mengandung banyak manfaat lho. Selain lezat, samgyetang juga dipercaya membantu meningkatkan energi dan sistem kekebalan tubuh. Ini karena ginseng yang terkandung di dalamnya yang memang terkenal memiliki manfaat untuk meningkatkan stamina.

5. Miyeok guk (sup rumput laut daging sapi)
5 Jenis Sup Ala Korea, Dijamin Menghangatkan dan Menenangkan!

Varian satu ini pasti kamu sudah sering dengar atau lihat ya. Menjadi salah satu makanan pokok di rumah-rumah orang Korea, sup ini juga sering disebut sup ulang tahunnya orang Korea karena sudah jadi tradisi setiap ulang tahun membuat sup ini.

Bahan utamanya adalah rumput laut kering. Sebelum dipakai, rumput laut direndam beberapa waktu agar mengembang. Setelah itu dimasukkan ke dalam wadah yang sudah berisi air dan bumbu, biasanya juga suka ditambahkan beberapa potongan sayuran atau daging sesuai selera.

Makanan Korea berbeda setiap musimnya. Selama musim dingin, biasanya makanan tradisional yang dikonsumsi adalah kimchi dan berbagai sayuran yang diasinkan di dalam gentong besar yang disimpan di bawah tanah di luar rumah. Persiapan pembuatan masakan Korea biasanya sangat membutuhkan kerja sama.

Makanan tradisional istana, yang dahulu hanya dinikmati oleh keluarga kerajaan Dinasti Joseon, memerlukan waktu berjam-jam untuk pembuatannya. Makanan istana memiliki harmonisasi yang menampilkan kontras dari karakter panas dan dingin, pedas dan tawar, keras dan lembut, padat dan cair, serta keseimbangan warna.