Beberapa Penyakit yang Bisa Menyerang Saat Usia Muda

Beberapa Penyakit yang Bisa Menyerang Saat Usia Muda

Beberapa Penyakit yang Bisa Menyerang Saat Usia Muda – Gaya hidup bisa dilihat dari cara berpakaian, kebiasaan, dan lain-lain. Gaya hidup bisa dinilai relatif tergantung penilaian dari orang lain. Gaya hidup juga bisa dijadikan contoh dan juga bisa dijadikan hal tabu. Contoh gaya hidup baik: makan dan istirahat secara teratur, makan makanan 4 sehat 5 sempurna, dan lain-lain. Contoh gaya hidup tidak baik: berbicara tidak sepatutnya, makan sembarangan, dan lain-lain.

Gaya hidup atau Lifestyle adalah gambaran tingkah laku, pola dan cara hidup yang ditunjukkan bagaimana aktivitas seseorang, minat dan ketertarikan serta apa yang mereka pikirkan tentang diri mereka sendiri sehingga membedakan statusnya dari orang lain dan lingkungan melalui lambang-lambang sosial yang mereka miliki. Berasumsi bahwa hanya orang lanjut usia (lansia) saja yang rentan terkena penyakit membuat kita yang masih muda jadi ceroboh dalam menjaga kesehatan atau meremehkannya.

Padahal, kesadaran akan pentingnya merawat diri sendiri perlu dimulai sedini mungkin, misalnya dengan menjaga Poker Online IDN kebersihan serta membiasakan pola hidup sehat. Nah, agar kita menua dengan sehat dan bebas dari berbagai ancaman penyakit, berikut ini akan dijelaskan tentang penyakit atau kondisi kesehatan yang bisa dialami generasi muda, terutama bila lalai dalam mempraktikkan budaya hidup sehat.

1. Penyalahgunaan obat terlarang
Budayakan Hidup Sehat Sejak Dini agar Terhindar dari 5 Penyakit Ini

Melansir laman Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN), terdapat peningkatan dalam penyalahgunaan obat terlarang di kelompok anak muda berusia 15 hingga 35 tahun. Persentase anak muda yang menggunakan obat terlarang di tahun 2018 tercatat hingga 28 persen, yang mana sebelumnya sekitar 20 persen.

Sementara di negara Amerika Serikat (AS), sepanjang tahun 2019 penggunaan rokok elektronik atau vaping mariyuana dan nikotin juga meningkat pesat di kalangan mahasiswa usia 19 hingga 22 tahun. Data ini diperoleh dari survei yang dilakukan oleh National Institute of Drug Abuse (NIDA).

Dilansir MedlinePlus, pencegahan penyalahgunaan obat terlarang di kelompok anak muda ini dapat dilakukan melalui:

  • Penyuluhan dan partisipasi dari sekolah, orang tua, komunitas dan media mengenai efek mengonsumsi obat terlarang bagi tubuh
  • Pihak keluarga juga disarankan untuk mengajarkan kepada anak cara positif dan sehat dalam menghadapi suatu masalah
  • Memperhatikan dengan siapa anak berteman
  • Membangun komunikasi yang baik dengan anak
2. Penyakit menular seksual
Budayakan Hidup Sehat Sejak Dini agar Terhindar dari 5 Penyakit Ini

Anak muda juga rentan terkena penyakit menular seksual seperti sifilis, gonore, dan human papillomavirus (HPV). Menurut keterangan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), setengah dari 26 juta kasus penyakit menular seksual di negara tersebut selama tahun 2018 dialami oleh usia 15 hingga 24 tahun.

Beberapa penyebab anak muda rentan terkena penyakit menular seksual meliputi:

  • Beberapa anak muda tidak mendapatkan rekomendasi tes penyakit menular seksual
  • Keadaan biologis tubuh anak perempuan rentan terhadap penyakit menular seksual
  • Terbatasnya transportasi dan asuransi kesehatan mengakibatkan akses ke skrining penyakit menular seksual terhambat
  • Anak muda memiliki keraguan untuk berbicara secara terbuka kepada tenaga kesehatan mengenai kehidupan seksual mereka
  • Beberapa anak muda memiliki pasangan lebih dari satu

Dirangkum dari laporan berjudul “Reducing STI Cases: Young People Deserve Sexual Health Information and Services” yang terbit di Guttmacher Policy Review tahun 2020, untuk mencegah tingginya angka penyakit menular seksual di kalangan anak muda, diperlukan tindakan seperti:

  • Edukasi seks yang akurat dan lengkap yang disesuaikan dengan umur
  • Akses ke klinik untuk mendapatkan skrining penyakit seksual menular dan vaksin
  • Memberikan kesempatan kepada anak muda untuk bisa mengemukakan kesulitan tanpa menggurui dan melanggar hak privasi mereka
3. Pradiabetes
Budayakan Hidup Sehat Sejak Dini agar Terhindar dari 5 Penyakit Ini

Mengutip laporan berjudul “Prevalence of Prediabetes Among Adolescents and Young Adults in the United States” yang terbit di Journal of the American Medical Association (JAMA) Pediatrics tahun 2020, sebanyak 1 dari 5 anak remaja dan 1 dari 4 dewasa muda (19-34 tahun) di AS menunjukkan gejala pradiabetes, dengan mayoritas mengalami obesitas dan berjenis kelamin laki-laki.

Pradiabetes adalah sebuah kondisi tingkat gula darah lebih tinggi daripada ukuran normal, tetapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes tipe 2. Lebih lanjut, mereka dengan kondisi pradiabetes berpeluang tinggi untuk terkena penyakit ginjal kronis, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Berdasarkan keterangan dari CDC, untuk menangani pradiabetes kita dianjurkan untuk membiasakan pola hidup sehat seperti rutin olahraga dan menerapkan pola makan sehat bergizi seimbang.

4. Lupus
Budayakan Hidup Sehat Sejak Dini agar Terhindar dari 5 Penyakit Ini

Lupus adalah penyakit autoimun yang mengakibatkan sistem dan organ tubuh tidak bekerja secara maksimal serta mengakibatkan komplikasi. Dilansir Johns Hopkins Lupus Center, gejala awal penyakit lupus umumnya muncul sewaktu remaja hingga usia 30-an. Perempuan muda lebih berisiko mengembangkan penyakit ini dibanding laki-laki.

Alasan utama mengapa orang muda, khususnya perempuan, perlu mewaspadai lupus adalah karena pengidapnya memiliki densitas tulang yang lebih rendah. Jadi, untuk mencegah tulang keropos atau patah tulang, perlu untuk mengonsumsi vitamin D, kalsium, dan olahraga teratur.

Kemudian, perempuan muda dengan penyakit lupus juga rentan terkena HPV, sehingga perlu mendapatkan vaksin dan rutin melakukan tes Papsmear.

Gejala lupus yang patut diwaspadai meliputi:

  • Sensitif terhadap sinar matahari
  • Ruam di tubuh dan wajah
  • Nyeri sendi dan tulang
  • Demam
  • Sering dan mudah lebam
  • Rambut rontok dan mendapati area kepala yang botak
  • Seriawan di mulut, sakit tenggorokan
  • Sulit bernapas

Dilansir Lupus Foundation of America, penyakit lupus tidak dapat dicegah namun dapat menghindari hal-hal yang dapat memicu munculnya gejala, misalnya tidak terlalu lama di bawah sinar matahari.

5. Serangan jantung
Budayakan Hidup Sehat Sejak Dini agar Terhindar dari 5 Penyakit Ini

Dilansir Cleveland Clinic, akhir-akhir ini serangan jantung banyak terjadi pada usia 20 hingga 35 tahun. Menurut Luke Laffin, ahli jantung asal AS, ini disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat, misalnya jarang olahraga karena kelamaan duduk di depan layar perangkat elektronik (gaya hidup sedenter), hingga terlalu sering membeli makanan di restoran.

Ron Blankstein, yang juga seorang ahli jantung di rumah sakit Brigham and Women’s di AS, melalui laman CardioSmart mengemukakan bahwa pencegahan serangan jantung dapat dilakukan melalui:

  • Menghindari rokok
  • Banyak berolahraga
  • Mengonsumsi makanan rendah lemak
  • Menjaga berat badan di ukuran normal, jangan sampai obesitas
  • Mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah dalam batas normal
  • Sebisa mungkin jangan sampai terkena diabetes
  • Menghindari kokain dan mariyuana karena memiliki efek samping yang buruk bagi jantung

Gaya hidup adalah pola tingkah laku sehari-hari segolongan manusia dalam masyarakat. Sedangkan dari sisi ekonomi, gaya hidup adalah perilaku seseorang dalam membelanjakan uangnya dan bagaimana mengalokasikan waktunya.

Gaya hidup berkaitan erat dengan perkembangan zaman dan teknologi. Gaya hidup menjadi upaya untuk membuat diri menjadi eksis dengan cara tertentu dan berbeda dari kelompok lain. Berdasarkan pengalaman sendiri yang diperbandingkan dengan realitas sosial, individu memilih rangkaian tindakan dan penampilan mana yang menurutnya sesuai dan mana yang tidak sesuai untuk ditampilkan dengan ruang sosial.