Rekomendasi Camilan yang Aman Bagi Para Penderita Diabetes

Rekomendasi Camilan yang Aman Bagi Para Penderita Diabetes

Rekomendasi Camilan yang Aman Bagi Para Penderita Diabetes – Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia. Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh.

Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita. Diabetes dikenal dengan istilah silent killer atau ‘pembunuh senyap’. Menurut WHO, penyakit ini masuk ke dalam sepuluh besar penyakit paling mematikan. Seseorang yang mengidap penyakit diabetes harus selektif dalam memilih menu makanannya agar tidak memperburuk kadar gula darah.

Terlebih lagi bila orang itu memiliki kegemaran makan camilan. Mengonsumsi camilan bagi penderita diabetes pada dasarnya tidak masalah. Namun, camilan yang dipilih harus aman bagi kadar gula darah. Menyadur Healthline, inilah delapan rekomendasi camilan yang aman bagi penderita diabetes.

1. Telur rebus
Jangan Khawatir, Ini 8 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes

Telur adalah sumber protein yang sangat baik. Satu telur rebus mengandung 6 gram protein. Hal ini sangat baik bagi penderita diabetes, karena protein berperan dalam mengontrol gula darah. Protein akan memperlambat pencernaan, sehingga menghindari lonjakan gula darah setelah makan.

Protein juga mampu meningkatkan rasa kenyang yang mencegah kita dari makan berlebihan yang berpotensi meningkatkan gula darah. Ada sebuah penelitian yang mengamati 65 orang dengan diabetes tipe 2. Mereka mengonsumsi dua butir telur per hari selama dua belas minggu. Hasilnya, gula darah mereka turun secara signifikan.

2. Yoghurt dengan buah beri
Jangan Khawatir, Ini 8 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes

Pankreas memproduksi hormon yang mampu menurunkan kadar gula darah. Jika pankreas rusak, maka akan mengganggu produksi hormon tersebut. Sementara itu, buah beri mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Buah beri berfungsi mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan sel pada pankreas.

Dengan kata lain, menjadikan buah beri sebagai camilan akan membantu mengontrol gula darah kita. Selain itu, buah beri merupakan sumber serat yang sangat baik. Mengonsumsi 148 gram buah beri akan memberikan kita 4 gram serat yang berfungsi memperlambat pencernaan dan mengontrol kadar gula darah setelah makan.

Yoghurt juga merupakan camilan tepat untuk menurunkan kadar gula darah. Yoghurt mengandung probiotik yang berfungsi meningkatkan kemampuan metabolisme tubuh dalam mencerna makanan yang mengandung gula. Selain itu, yoghurt kaya akan protein yang mampu menjaga kadar gula darah agar tetap terkontrol.

3. Kacang almon
Jangan Khawatir, Ini 8 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes

Kombinasi kandungan serat, protein, dan lemak sehat yang terdapat pada kacang almond menjadikan kacang ini makanan ini baik dijadikan camilan. Bagi penderita diabetes, dengan mengonsumsi kacang almond mampu mengontrol kadar gula darah.

Ada sebuah penelitian dengan mengamati, 20 orang dewasa penderita diabetes, mereka mengonsumsi 60 gram kacang almond setiap hari selama empat minggu. Hasilnya adalah mereka mengalami penurunan kadar gula darah sebanyak 9%. Selain itu mereka juga mengalami penurunan kadar insulin, yaitu hormon yang akan memperburuk diabetes jika kadarnya tinggi secara konsisten.

Namun, perlu diperhatikan jumlah atau porsi kacang almond yang baik kita konsumsi sebagai camilan. Sebaiknya batasi mengonsumsi kacang almond maksimal sebanyak kurang lebih satu genggam. Hal ini dikarenakan kadar kalori yang terkandung pada kacang almond cukup tinggi.

4. Buah alpukat
Jangan Khawatir, Ini 8 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes

Alasan mengapa alpukat baik dijadikan camilan bagi penderita diabetes adalah karena buah ini mengandung serat yang tinggi dan asam lemak tak jenuh tunggal. Kedua kandungan ini berperan untuk mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Ada satu studi yang menyimpulkan, menambahkan makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal ke dalam menu makanan sehari-hari secara teratur akan memperbaiki kadar gula darah secara signifikan.

Sama halnya dengan kacang almon, buah alpukat juga mengandung kalori yang cukup tinggi, sehingga perlu dibatasi porsinya. Cara menikmati alpukat sebagai camilan sendiri bisa dimakan langsung atau dikombinasikan dengan bahan lainnya yang aman untuk penderita diabetes.

5. Salad tuna
Jangan Khawatir, Ini 8 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes

Ikan tuna memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang baik untuk mengelola diabetes karena kemampuannya dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kontrol gula darah. Selain itu, tuna juga memiliki kandungan protein tanpa karbohidrat yang baik untuk mengontrol gula darah. Kabarnya, 84 gram ikan tuna memberikan kita 22 gram protein tanpa karbohidrat.

Salah satu cara menikmati tuna sebagai camilan adalah dengan cara mengolahnya menjadi salad tuna. Kita bisa menambahkan mayones dan bahan lainnya, seperti bawang, tomat, dan seledri. Jika ingin mendapatkan protein yang lebih banyak lagi, bisa mengganti  mayones dengan yoghurt

6. Popcorn
Jangan Khawatir, Ini 8 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes

Siapa yang tidak kenal dengan popcorn? Camilan yang sangat populer dan identik dengan bioskop ini ternyata menjadi salah satu camilan yang baik bagi penderita diabetes. Kandungan kalorinya yang rendah membuatnya cocok untuk penderita diabetes.

Diketahui, 8 gram popcorn hanya mengandung 31 kalori. Dengan mengonsumsi makanan rendah kalori dapat membantu mengendalikan berat badan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan penurunan kadar gula darah.

Namun, perlu diperhatikan, popcorn yang kita konsumsi mengandung bahan yang berbahaya untuk diabetes atau tidak. Popcorn kemasan biasanya mengandung garam, lemak trans, gula, dan bahan-bahan lainnya yang tidak sehat. Jadi, disarankan untuk membuat sendiri popcorn tanpa menambahkan bahan-bahan yang tidak sehat.

7. Salad kacang hitam
Jangan Khawatir, Ini 8 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes

Sama dengan kacang almon, kacang hitam juga kaya akan kandungan protein dan serat yang membantu mencegah lonjakan kadar gula darah, serta menurunkan kadar insulin setelah makan.

Terdapat penelitian yang menyimpulkan bahwa seseorang yang menambahkan kacang hitam ke dalam makanannya akan mengalami penurunan kadar insulin 33 persen lebih rendah lima jam setelah makan, dibandingkan dengan seseorang yang tidak menambahkan kacang hitam ke dalam makanannya. Kacang hitam juga berfungsi menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

Untuk menikmati kacang hitam menjadi camilan bisa dengan mencampurkan sayuran yang telah diiris, seperti bawang bombay dan paprika. Selanjutnya bisa ditambahkan dengan saus cuka.

8. Edamame
Jangan Khawatir, Ini 8 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes

Beberapa orang mungkin masih awam dengan edamame. Edamame sebenarnya adalah kacang kedelai yang dipanen saat usianya masih muda atau masih hijau. Edamame sebanyak 155 gram dapat memberikan 17 gram protein dan 8 gram serat yang baik bagi penderita diabetes. Terdapat penelitian pada hewan yang menyimpulkan, dengan mengonsumsi edamame, hewan tersebut mengalami penurunan kadar gula darah. Selain itu, edamame juga mampu meningkatkan resistansi insulin.

Manfaat kesehatan edamame pada manusia sendiri sejauh ini masih harus dipelajari lagi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan tingkat efektivitasnya. Namun, cara menikmati edamame sebagai camilan sangat simpel. Kita cukup mengukusnya dan bisa langsung dikonsumsi.

Dari delapan rekomendasi camilan yang telah diulas, ternyata tidak sulit untuk menemukan makanan untuk dijadikan camilan yang sehat dan aman untuk penderita diabetes. Namun, tetap harus memperhatikan porsinya, ya! Jangan sampai berlebihan dan mendatangkan masalah kesehatan yang baru.

Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Secara umum, diabetes dibedakan menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah, sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh.

Diabetes tipe 1 dikenal juga dengan diabetes autoimun. Pemicu timbulnya keadaan autoimun ini masih belum diketahui dengan pasti. Dugaan paling kuat adalah disebabkan oleh faktor genetik dari penderita yang dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan.