Penyakit Bunion

Bunion adalah benjolan yang berkembang secara bertahap pada sisi dalam sendi tulang ibu jari kaki. Tonjolan tulang ini terjadi karena posisi jempol kaki yang miring dan mendorong jari-jari di sebelahnya. Kemudian, dalam waktu beberapa tahun, perubahan ini akan mengakibatkan munculnya benjolan hingga makin jelas terlihat.

Bunion tidak hanya mengubah struktur tulang kaki, tetapi juga menyebabkan rasa kurang nyaman, nyeri, dan memberikan bekas kemerahan pada kaki. Bila terus dibiarkan, bunion dapat memicu rasa sakit dan mengalami kulit kemerahan. Penderita juga bisa kesulitan untuk memakai alas kaki. Tak hanya itu, bunion bahkan dapat mengubah struktur tulang kaki penderitanya di kemudian hari.

Penyebab Bunion

Bunion dicurigai diturunkan secara genetik. Selain faktor genetik, beberapa bentuk kelainan struktur kaki dapat memicu terjadinya bunion, di antaranya adalah kelainan struktur tulang, kaki datar (flat foot), atau jaringan penghubung antar tulang (ligamen) yang terlalu fleksibel. Selain itu, riwayat cedera kaki juga berisiko menimbulkan bunion.

Beberapa faktor lain yang dapat memicu terjadinya bunion adalah:

  • Menderita rheumatoid arthritis.
  • Masalah pada bentuk kaki. Ini merupakan pemicu utama bunion dan yang dipengaruhi oleh faktor keturunan.
  • Memiliki ligamen-ligamen yang terlalu lentur atau fleksibel. Ligamen adalah penyambung antara tulang dan tulang.
  • Memiliki flat feet, yaitu bentuk telapak kaki yang datar, di mana bagian lengkung pada bagian telapak kaki memiliki derajat yang rendah atau bahkan menyentuh lantai.
  • Kerap berdiri untuk waktu yang lama.
  • Mengenakan sepatu yang berujung lancip, dengan ukuran yang kekecilan, atau berhak tinggi. Sepatu seperti ini menyebabkan jari-jari kaki ‘dipaksa’ berkumpul dan jempol kaki semakin tertekan.
  • Mengalami gejala arthritis atau radang sendi pada kaki.

Gejala Bunion

Bunion bisa terjadi begitu saja tanpa kemunculan gejala-gejala awal. Namun, bisa juga ditandai dengan munculnya rasa sakit atau nyeri, kemerahan, bengkak, dan menebalnya kulit di sekitar ibu jari kaki.

Gejala dari bunion antara lain:

  • Posisi jempol kaki yang lebih bengkok dan mengarah ke jari kaki di sebelahnya. Posisi ini juga bisa menekan jari-jari lainnya.
  • Kulit yang memerah pada sisi luar jempol kaki. Kulit di bagian ini juga bisa mengalami peradangan.
  • Penebalan pada kulit di telapak kaki bagian bawah jempol kaki yang mengalami bunion.
  • Jari kaki di sebelah jempol kaki yang mengalami kapalan.
  • Kesulitan menggerakkan jempol kaki.
  • Muncul rasa sakit pada bagian kaki. Gejala ini bisa dirasakan sesekali maupun terus-menerus, misalnya ketika memakai sepatu.

Diagnosis Bunion

Dalam banyak kasus, dokter akan mendiagnosis pasien bunion melalui pemeriksaan fisik, yaitu dengan melihat langsung gejala-gejala atau tanda-tanda yang terbentuk pada kaki pasien. Saat melakukan pemeriksaan fisik, dokter akan meminta pasien untuk menggerak-gerakan ibu jari kaki ke posisi maju (diluruskan) dan mundur (ditekuk) untuk memantau keterbatasan gerak jari yang dialami.

Dokter bisa meminta pasien menjalani pemeriksaan foto Rontgen jika diduga memiliki kelainan pada bentuk tulang atau bila pernah mengalami cedera pada kaki.

Selain itu, dokter juga dapat melakukan diagnosis dengan menjalankan tes darah untuk mengonfirmasi apakah bunion disebabkan oleh peradangan sendi atau tidak.

Pengobatan Bunion

Penanganan bunion akan bergantung pada tingkat keparahannya. Untuk meredakan tekanan berlebih dan nyeri pada kaki, penanganan tanpa operasi atau konservatif bisa dilakukan, berupa:

  • Mengganti sepatu yang biasa digunakan dengan sepatu yang lebih lebar dan nyaman dipakai.
  • Jangan memakai sepatu hak tinggi, ketat di kaki, atau berujung lancip.
  • Menggunakan bantalan khusus untuk bunion. Bantalan ini bisa disisipkan dalam sepatu.
  • Meminum obat-obatan untuk membantu dalam meredakan rasa sakit, seperti paracetamol, ibuprofen, atau naproxen.
  • Menempelkan kompres dingin pada bunion dengan es batu berlapis kain atau handuk, guna meringankan rasa sakit dan peradangan.
  • Menurunkan berat badan bagi pasien yang mengalami kelebihan berat badan.

Namun, apabila penanganan di atas tidak mampu mengatasi atau menurunkan gejala-gejala bunion, maka tindakan terakhir adalah melalui prosedur operasi.

Langkah-langkah operasi bunion terdiri dari:

  • Mengangkat jaringan yang bengkak dari sekitar persendian jempol kaki.
  • Meluruskan jempol kaki dengan mengangkat bagian tulang yang menonjol.
  • Menyejajarkan tulang panjang pada bagian belakang kaki dengan jempol kaki, untuk meluruskan sudut abnormal pada sendi jempol kaki.
  • Menggabungkan tulang pada sendi yang terkena bunion secara permanen.

Komplikasi Bunion

Walaupun jarang terjadi, bunion berisiko menimbulkan komplikasi, seperti:

  • Bursitis, yakni kondisi yang terjadi karena peradangan pada bantalan di sekitar sendi (dinamakan bursa).
  • Metatarsalgia, yakni peradangan pada kaki bagian depan yang terasa nyeri.
  • Hammertoe, yakni kelainan pada sendi bagian tengah jari kaki (biasanya jari telunjuk) yang membengkok, sehingga menimbulkan tekanan dan rasa sakit.

Pencegahan Bunion

Agar terhindar dari bunion, pakailah sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki. Pilih model sepatu yang memberikan cukup ruang bagi jari-jari kaki, baik panjang maupun lebarnya. Selain itu, bahan dan bentuk sepatu juga sebaiknya tidak memberikan tekanan pada telapak kaki.

Sumber : https://www.alodokter.com/bunion