Manfaat Kesehatan yang Diperoleh dari Rutin Makan Kangkung

Manfaat Kesehatan yang Diperoleh dari Rutin Makan Kangkung

Manfaat Kesehatan yang Diperoleh dari Rutin Makan Kangkung – Kangkung adalah tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran dan ditanam sebagai makanan. Kangkung banyak dijual di pasar-pasar. Kangkung (Ipomoea aquatica) adalah salah satu sayur paling populer di Indonesia.

Kangkung banyak terdapat di kawasan Asia, tempat asalnya tidak diketahui. dan merupakan tumbuhan yang dapat dijumpai hampir di mana-mana terutama di kawasan berair. Di luar negeri, tanaman tropis semi-akuatik ini dikenal dengan nama water spinachswamp cabbage, dan ong choy. Kamu bisa menemukannya di air atau tanah yang lembap.

Panjang batangnya sekitar 2-3 meter atau lebih dan bisa mengapung di air. Bentuk bunganya seperti trompet dengan warna putih dan tengahnya ungu muda. Biasanya, kangkung ditumis dengan bawang putih, cabai, jahe, saus tiram, serta bumbu lainnya. Lantas, apa manfaat kesehatan yang kita peroleh dari rutin memakannya?

1. Mengandung komponen bioaktif seperti fenol dan flavonoid
#GiziLokal: Manfaat Makan Kangkung buat Kesehatan Kita

Berdasarkan studi dalam Journal of Physics: Conference Series tahun 2019, terbukti bahwa kangkung mengandung berbagai komponen bioaktif, seperti flavonoid dan fenol.

Studi ini mengamati dua jenis kangkung, yaitu kangkung air dan kangkung darat. Hasilnya, kangkung air menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi daripada kangkung darat.

Fenol bermanfaat bagi kesehatan manusia berkat potensi antioksidannya dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Sementara itu, flavonoid memiliki efek antiinflamasi dan mampu mencegah perkembangan kanker, penyakit kardiovaskular, hingga penyakit kognitif seperti demensia.

2. Tinggi kalium dan besi
#GiziLokal: Manfaat Makan Kangkung buat Kesehatan Kita

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Applied Sciences tahun 2007, diketahui bahwa daun kangkung memiliki kadar air yang tinggi, serat kasar, lemak kasar, dan karbohidrat. Namun, kandungan protein kasarnya rendah.

Unsur mineralnya cukup tinggi dengan konsentrasi kalium dan besi yang luar biasa. Selain itu, daunnya mengandung sodium dalam konsentrasi sedang, kalsium, magnesium, dan fosfor. Dalam kadar rendah, mengandung tembaga, mangan, dan seng.

Dilansir Healthline, kalium membantu mengatur keseimbangan cairan, sinyal saraf, dan kontraksi otot, sementara zat besi membantu sel darah merah mengantarkan oksigen dari paru-paru ke sel-sel di seluruh tubuh.

3. Menurunkan kadar gula darah secara signifikan
#GiziLokal: Manfaat Makan Kangkung buat Kesehatan Kita

Kangkung dianggap sebagai tanaman yang memiliki efek antidiabetes. Penelitian yang dipublikasikan dalam ResearchGate tahun 2016 bertujuan menyelidiki aktivitas hipoglikemik kangkung pada tikus jantan diabetes (karena diinduksi streptozotocin dengan dosis 50 mg/kg berat badan).

Tikus jantan yang dilibatkan memiliki berat badan rata-rata 200-220 gram. Hasilnya, konsumsi oral dua fraksi kangkung selama 15 hari efektif menurunkan kadar gula darah puasa pada tikus diabetes secara signifikan.

Persentase penurunan konsentrasi glukosa serum tikus adalah 51 persen dan 31 persen. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kangkung memiliki potensi efek antidiabetes bila diberikan secara oral.

4. Menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Salmonella typhi
#GiziLokal: Manfaat Makan Kangkung buat Kesehatan Kita

Umumnya, infeksi gastrointestinal disebabkan oleh bakteri gram negatif seperti Escherichia coliSalmonella typhi, dan Shigella sp. Biasanya ini diobati dengan antibiotik spektrum luas seperti fluoroquinolones. Namun, terkadang dapat mengarah ke pengembangan resistensi antibiotik.

Penggunaan tanaman obat diyakini efektif melawan bakteri dan mengurangi risiko resistensi antibiotik. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Management and Science tahun 2017 bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri antara ekstrak metanol dan etanol daun kangkung terhadap bakteri Escherichia coli dan Salmonella typhi.

Daun kangkung diekstraksi dengan metanol 95 persen dan etanol 95 persen. Ternyata, ekstrak daun kangkung dengan konsentrasi 40 mg/ml dan 100 mg/ml menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap Salmonella typhi dan Escherichia coli.

5. Dipakai untuk menangkal keracunan arsenik
#GiziLokal: Manfaat Makan Kangkung buat Kesehatan Kita

Di India, kangkung secara tradisional digunakan untuk melawan keracunan arsenik. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), paparan arsenik jangka panjang dari air minum dan makanan bisa menyebabkan kanker dan lesi kulit.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Translational Medicine tahun 2015 mencari tahu peran terapeutik ekstrak air kangkung terhadap keracunan arsenik. Menurut hasil analisis fitokimia, terdapat sejumlah besar flavonoid, saponin, fenolat, dan asam askorbat dalam ekstrak air kangkung.