Lima Dampak ini Akan Kamu Rasakan Jika Sering Makan Keripik

Lima Dampak ini Akan Kamu Rasakan Jika Sering Makan Keripik

Lima Dampak ini Akan Kamu Rasakan Jika Sering Makan Keripik – Keripik atau kripik  adalah sejenis makanan ringan berupa irisan tipis dari umbi-umbian, buah-buahan, atau sayuran yang digoreng di dalam minyak nabati. Keripik menjadi pilihan camilan yang banyak dikonsumsi orang. Rasanya yang gurih ditambah tekstur renyah memang bikin mulut gak berhenti mengunyah.

Secara umum keripik dibuat melalui tahap penggorengan, tetapi ada pula dengan hanya melalui penjemuran, atau pengeringan. Keripik dapat berasa dominan asin, pedas, manis,  asam, gurih, atau paduan dari kesemuanya. Namun, tahukah kamu kalau mengonsumsi keripik terlalu sering bisa membahayakan kesehatan?

Meskipun rasanya enak, tapi keripik menyimpan ancaman berarti jika dikonsumsi setiap hari. Maka dari itu, jangan terlalu sering makan keripik karena lima dampak ini akan kamu rasakan. Apa saja?

1. Menaikan tekanan darah
5 Risiko Terlalu Sering Makan Keripik, Bahaya untuk Kesehatanmu

Tak bisa dimungkiri, rasa enak pada keripik berasal dari kandungan garam, dalam hal ini sodium. Zat tersebut merupakan mineral yang membentuk 40 persen garam. Konsumsi sodium yang terlalu banyak dan sering dapat meningkatkan tekanan darah sehingga meningkatkan risiko hipertensi, seperti dilansir Cleveland Clinic.

Lantas berapa batasan sodium yang masuk ke tubuh? Menurut laporan American Heart Association, asupan sodium yang aman bagi tubuh adalah tidak lebih dari 1500 miligram. Jika lebih dari ini, maka bisa berbahaya, lho. Selain keripik, beberapa makanan yang perlu kamu kurangi konsumsinya adalah sosis, bacon, daging, popcorn, dan masih banyak lagi.

2. Meningkatkan risiko kanker
5 Risiko Terlalu Sering Makan Keripik, Bahaya untuk Kesehatanmu

Dilansir American Cancer Society, makanan olahan dalam kemasan seperti keripik mengandung bahan kimia bernama acrylamide atau akrilamida. Bahkan kandungan bahan kimia ini diketahui cukup tinggi. Mengonsumsinya berlebihan pastinya bisa mengakibatkan efek buruk bagi tubuh. Risiko yang mungkin terjadi adalah kanker.

Hubungan antara acrylamide dengan kanker memang harus diteliti secara lebih lanjut dan spesifik. Namun sejumlah organisasi kesehatan di Amerika Serikat mengatakan bahwa bahan kimia tersebut kemungkinan termasuk dalam kategori karsinogenik atau bisa meningkatkan risiko kanker bagi manusia.

3. Meningkatkan risiko stroke
5 Risiko Terlalu Sering Makan Keripik, Bahaya untuk Kesehatanmu

Stroke terjadi akibat penumpukan lemak dalam pembuluh darah. Lemak berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan menyebabkannya pecah. Ketika itulah serangan stroke terjadi. Kondisi ini butuh penanganan super cepat. Jika terlambat beberapa menit saja, penderita bisa mengalami kematian.

Menghindari risiko stroke bisa dilakukan sejak dini. Salah satunya adalah menghindari makan keripik yang tinggi garam dan lemak jenuh. Lemak dalam keripik yang digoreng bisa membuat  kolesterol dalam darah bisa meningkat, sehingga risiko terkena stroke lebih besar, seperti dilansir Mayo Clinic.

Oleh karena itu, menjaga pola makan sehat penting untuk dilakukan. Dilansir Stroke Foundation, kita dianjurkan lebih banyak memakan sayur dan buah dan mengonsumsi makanan rendah lemak jahat. Selain itu, rajin olahraga, berhenti merokok, serta menjaga berat badan juga bisa membantu kamu terhindar dari kondisi ini.

4. Menaikkan berat badan
5 Risiko Terlalu Sering Makan Keripik, Bahaya untuk Kesehatanmu

Buat kamu yang sedang menjaga berat badan tetap ideal, jangan coba-coba untuk ngemil keripik. Berdasarkan studi dalam The New England Journal of Medicine tahun 2011, mengonsumsi keripik disertai dengan gaya hidup tidak sehat dapat meningkatkan berat badan untuk jangka waktu panjang.

Selain itu, kandungan garam dan lemak dalam keripik juga memainkan peran penting. Penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Deakin University mengungkapkan bahwa kandungan garam dalam makanan bisa membuat seseorang memiliki hasrat untuk makan lagi dan lagi.

Hal ini makin buruk bila garam dikombinasikan dengan lemak, seperti yang terkandung dalam keripik. Kombinasi keduanya membuat mekanisme biologis tubuh untuk memberi sinyal kapan harus berhenti makan jadi terganggu, sehingga membuat berat badan jadi lebih mudah naik.

5. Risiko tidak subur
5 Risiko Terlalu Sering Makan Keripik, Bahaya untuk Kesehatanmu

Sebuah penelitian dari Harvard Medical School tahun 2007 mengatakan bahwa wanita yang mengonsumsi 2 persen kalori dalam bentuk lemak trans memiliki peluang lebih besar mengalami ketidaksuburan dibanding mereka yang mengonsumsi kalori dalam bentuk karbohidrat.

Lemak trans sendiri merupakan salah satu jenis lemak jenuh yang terkandung dalam beberapa makanan guna menambah kelezatan dan agar lebih awet. Mengonsumsinya berlebihan bisa berakibat buruk bagi kesehatan.