Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Gagal Ginjal

Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Gagal Ginjal

Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Gagal Ginjal – Gagal ginjal kronis adalah kondisi ketika fungsi ginjal menurun secara bertahap akibat kerusakan jaringan ginjal.Penyakit ginjal kronis adalah penyakit dengan kondisi ginjal rusak dan kehilangan kemampuannya untuk menyaring darah. Pada tahap awal penyakit, kebanyakan orang tidak memiliki gejala.

Secara medis, gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai penurunan laju penyaringan ginjal selama 3 bulan atau lebih. Karena ginjal sangat penting untuk banyak fungsi tubuh, adanya penyakit pada ginjal juga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Bila sampai mengalami gagal ginjal dan ini tidak ditangani dengan baik, maka bisa menyebabkan gagal ginjal stadium akhir yang butuh penanganan lebih lanjut, seperti cuci darah rutin atau transplantasi ginjal.

Tentunya kamu tak mau sampai mengalaminya, kan? Maka dari itu, cegah dari sekarang. Ada hal-hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gagal ginjal. Apa saja? Simak selengkapnya di bawah ini, ya!

1. Diabetes meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal kronis
5 Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronis, Hipertensi Salah Satunya

Diabetes adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula di dalam darah karena tubuh tidak mampu menghasilkan atau menggunakan insulin. Insulin merupakan hormon yang berguna untuk regulasi gula darah. Diabetes merupakan faktor terbesar dalam meningkatnya risiko terjadinya gangguan ginjal.

Ginjal terdiri dari banyak pembuluh darah yang bernama glomeruli. Terlalu banyak kadar gula di dalam darah akan merusak pembuluh darah tersebut. Jika ginjal sudah rusak akibat diabetes, akan sulit bagi ginjal untuk menjalankan fungsinya dengan normal. Apabila tidak ditangani, nefropati diabetik akan berkembang menjadi penyakit ginjal kronis.

2. Pasien hipertensi berisiko terkena penyakit ginjal kronis
5 Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronis, Hipertensi Salah Satunya

Orang dengan hipertensi memiliki risiko tinggi terkena penyakit ginjal kronis. Diperkirakan, sebanyak 1 dari 4 orang yang menderita penyakit ginjal kronis disebabkan oleh hipertensi. Hipertensi adalah penyakit dengan kondisi tekanan darah di atas 130/80 mmHg dengan pemeriksaan berulang.

Di sisi lain, tekanan darah tinggi juga bisa menjadi gejala penyakit ginjal kronis. Ginjal membantu tubuh untuk mengontrol tekanan darah. Ketika tekanan darah tinggi merusak ginjal, maka ginjal tidak mampu mengontrol tekanan darah dengan semestinya.

3. Riwayat keluarga juga menjadi faktor risiko penyakit ginjal kronis
5 Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronis, Hipertensi Salah Satunya

Bila ada riwayat penyakit ginjal kronis dalam keluarga (orang tua, kakek dan nenek, atau saudara kandung), maka kamu lebih mungkin mengalaminya juga. Ini karena adanya gen yang diturunkan, dan gen tersebut dapat membuat seseorang lebih berisiko terkena penyakit ginjal kronis.

Risiko terkena penyakit ginjal kronis bisa diminimalkan dengan melakukan gaya sehat seperti mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, diet rendah garam dan lemak, tidak merokok, menjaga berat badan, dan rutin olahraga.

4. Lansia rentan terkena hipertensi, diabetes, dan penyakit ginjal kronis
5 Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronis, Hipertensi Salah Satunya

Usia di atas 60 tahun atau lansia merupakan faktor risiko penyakit ginjal. Ini karena makin tua usia, ginjal pun mengalami penurunan fungsi, sehingga tidak dapat bekerja sebaik saat usia masih muda.

Saat usia lebih dari 60 tahun, seseorang juga akan rentan mengembangkan diabetes dan hipertensi, dua penyakit yang bisa berkembang menjadi gagal ginjal bila tidak dikelola dengan baik.

5. Beberapa penyakit lain yang menjadi faktor risiko penyakit ginjal kronis
5 Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronis, Hipertensi Salah Satunya

Diabetes dan tekanan darah tinggi adalah penyebab paling umum dari penyakit ginjal. Akan tetapi, masih ada juga kondisi lain yang bisa menyebabkan penyakit ginjal dan gagal ginjal kronis, di antaranya:

  • Penyakit ginjal polikistik: penyakit genetik yang menyebabkan banyak kista tumbuh di ginjal.
  • Glomerulonefritis: penyakit yang menyebabkan iritasi pada pembuluh darah kecil (glomeruli) di ginjal.
  • Cedera ginjal akut: gagal ginjal yang terjadi dengan sangat cepat, sering kali karena cedera, kehilangan banyak darah, atau reaksi terhadap obat-obatan.
  • Penyakit autoimun (misalnya lupus): penyakit yang menyebabkan sistem kekebalan menyerang tubuh.
  • Kanker ginjal: kanker yang tumbuh di dalam ginjal.

Menjaga kesehatan sangat penting untuk mencegah penyakit ginjal kronis atau penyakit ginjal lainnya berkembang. Bila memiliki faktor risiko yang disebutkan di atas atas, mari sedikit demi sedikit mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dengan mengatur pola makan, rutin olahraga, dan cek kesehatan secara berkala.