Deretan Sayuran Sehat Untuk Para Pasien Penderita Diabetes

Deretan Sayuran Sehat Untuk Para Pasien Penderita Diabetes

Deretan Sayuran Sehat Untuk Para Pasien Penderita Diabetes – Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.

Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita. Bagi para pasien diabetes, konsumsi adalah salah satu hal yang harus dijaga ketat.

Agar gula darah tidak naik, persepsi umum adalah makanan untuk diabetes tidak boleh ada idn poker apk rasanya. Kata siapa?! Pasien diabetes pun juga punya hak untuk makan sehat dan lezat! Salah satu bahan makanan lezat yang dapat dikonsumsi oleh pasien diabetes adalah sayur-mayur. Bukan sembarang sayur, sayuran untuk para pasien diabetes haruslah:

  • Kaya akan serat: mencegah sembelit, menurunkan kolesterol jahat, dan menurunkan berat badan
  • Kaya akan protein: membuat pasien kenyang lebih lama
  • Kaya akan nitrat: mencegah hipertensi dan atrosklerosis
  • Memiliki indeks glikemik rendah: tidak membuat kadar gula dalam darah naik
1. Wortel
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Sayur pertama yang direkomendasikan untuk para pasien diabetes. Wortel memiliki kandungan serat yang tinggi dan indeks glikemik rendah. Hal ini berarti wortel dapat membuat kenyang lebih lama, sehingga pasien tidak makan berlebihan. Selain berat badan terjaga, kadar gula darah pun juga tidak ikut naik.

2. Brokoli
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Sayur kedua untuk para pasien diabetes adalah brokoli. Serupa dengan wortel, brokoli memiliki serat yang tinggi dan protein tinggi. Bukan cuma membuat kenyang lebih lama, serat juga berfungsi sebagai “makanan” untuk bakteri baik atau probiotik dalam usus, sehingga metabolisme glukosa dan kolesterol berjalan lancar.

3. Zukini
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Sekadar fakta, zukini kaya akan karotenoid, yang baik untuk jantung dan mencegah beberapa jenis kanker tertentu. Dijuluki juga “Timun Jepang”, zukini memiliki kadar kalori rendah dan kaya akan serat. Oleh karena itulah, zukini dapat dijadikan sayuran ideal untuk para pasien diabetes.

4. Kubis
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Kubis memiliki kadar vitamin C yang tinggi untuk kesehatan jantung. Umumnya, vitamin ini identik dengan jeruk. Namun, dikarenakan fruktosa jeruk yang tinggi, kubis bisa menjadi alternatif yang baik. Selain itu, kubis juga kaya akan serat, sehingga dapat memperlambat proses pencernaan dan tidak menyebabkan kadar gula darah melonjak!

5. Bayam
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Bukan hanya brokoli dan sayur berdaun hijau lain, bayam tinggi protein dan memiliki kadar kalori yang rendah, sehingga dapat membuat kenyang lebih lama. Kondisi diabetes dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan. Bukan rahasia kalau bayam kaya akan zat besi, sehingga sirkulasi darah pun lancar.

6. Tomat
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Selain pembuluh darah, diabetes dalam jangka panjang juga dapat mengganggu saraf yang mengontrol jantung. Nah, menangani hal tersebut, tomat adalah sayur yang tepat. Menambahkan manis dan asam alami, tomat mengandung likopen, senyawa antioksidan yang menekan risiko penyakit jantung dan kanker tertentu.

7. Timun
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Bisa langsung dipotong dan dimakan, timun adalah sayuran dengan kadar air tinggi. Selain mengisi kadar cairan, timun membuat pasien diabetes kenyang lebih lama. Beberapa penelitian juga mengungkapkan manfaat timun untuk menurunkan dan mengatur gula darah agar tetap stabil.

8. Selada
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Meski berbeda-beda jenis, semua selada memiliki jumlah serat dan air yang tinggi, sehingga kenyang lebih lama dan gula darah pun tetap stabil. Bukan cuma itu, selada (terutama selada merah) memiliki kadar vitamin K dan nitrat yang tinggi, baik untuk proses pembekuan dan sirkulasi darah.

9. Jamur
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Jamur bisa jadi makanan untuk pasien diabetes? Bisa! Malah, khasiatnya yang kaya vitamin B bisa disamakan dengan obat diabetes. Menurut beberapa penelitian, vitamin B jamur dapat dibandingkan dengan obat diabetes tipe-2, Metformin. Bukan cuma diabetes, konsumsi vitamin B dapat mencegah penurunan kognitif seiring usia.

10. Buncis
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien DiabetesMudah diolah, buncis adalah sayuran yang sedap untuk para pasien diabetes. Dikemas dengan berbagai khasiat, buncis mengandung vitamin C dan A, serta serat yang tinggi. Akan tetapi, jangan coba menghidangkan kacang hijau, karena mengandung sodium yang memicu hipertensi dan penyakit jantung lain.
Sebenarnya, tak ada kata “jahat” dari sayur untuk pasien diabetes
Hidup Sehat, 10 Rekomendasi Sayuran untuk Pasien Diabetes

Itulah 10 sayuran untuk penderita diabetes yang memenuhi kriteria tinggi protein, serat, dan nitrat dengan indeks glikemik rendah. Eating Well menekankan bahwa sebenarnya tak ada alasan untuk menghindari berbagai jenis sayur untuk pasien diabetes. Hanya saja, memang cara penyajian itu penting.

Sebagai contoh, sebenarnya wortel memiliki indeks glikemik setinggi 41. Dengan merebusnya, indeks glikemik itu malah turun jadi 16. Berbeda halnya dengan kentang yang indeks glikemiknya malah naik hingga 78 sesudah direbus! Jadi, pastikan teknik masak pun membuat manfaat sayur-mayur ini optimal.

Oleh karena itu, pemantauan gizi dan penyajian makanan untuk pasien diabetes amat penting. Sebelum konsumsi, berkonsultasilah dulu dengan ahli gizi sehingga pasien diabetes mendapatkan asupan bergizi seimbang yang aman untuk kadar gula dalam darah.

Selain konsumsi sehat, pasien diabetes juga harus terus menerapkan gaya hidup sehat, seperti olahraga rutin dan istirahat cukup. Dengan begitu, para pasien diabetes tetap sehat dan kualitas hidup mereka pun terjaga.

Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.