Deretan Manfaat Buah Pisang untuk Kesehatan Tubuhmu

Deretan Manfaat Buah Pisang untuk Kesehatan Tubuhmu

Deretan Manfaat Buah Pisang untuk Kesehatan Tubuhmu – Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Pisang merupakan salah satu buah yang paling terkenal di dunia.

Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari yang disebut sisir. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu, atau bahkan hampir hitam. Berasa enak dan manis, buah berwarna kuning ini bisa dimakan mentah dan bisa juga diolah sebagai smoothiebanana bread, keripik pisang, dan masih banyak lagi.

Tak hanya dikenal sebagai salah satu buah yang paling terkenal, pisang juga dikenal sebagai buah yang memiliki segudang manfaat. Manfaat dan nutrisi yang terkandung dalam buah ini adalah alasan untukmu menambah pisang dalam menu makan sehari-hari. Di bawah ini adalah deretan manfaat buah pisang untuk tubuhmu. Simak ulasan berikut!

1. Mengurangi risiko diabetes
5 Alasan Mengapa Kamu Harus Lebih Sering Makan Pisang, Berkhasiat!

Pisang merupakan buah yang sarat akan serat. Dilansir FoodData Central database milik United States Department of Agriculture’s, sebuah pisang berukuran sedang mengandung serat sebanyak 3,1 gram.

American Diabetes Association menyarankan untuk mengonsumsi pisang dan berbagai buah lain yang mengandung serat. Sebuah tinjauan ilmiah National University of Health Sciences tahun 2018 menyimpulkan bahwa makan makanan kaya serat dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.

2. Menjaga kesehatan jantung
5 Alasan Mengapa Kamu Harus Lebih Sering Makan Pisang, Berkhasiat!

Kaya akan serat, potasium, folat, dan antioksidan, memakan buah pisang terbukti dapat menjaga kesehatan organ jantung. Tinjauan ilmiah National University of Health Sciences tahun 2017 menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi banyak serat memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular lebih rendah dibanding mereka yang mengikuti diet rendah serat.

Mereka yang mengonsumsi lebih banyak serat juga memiliki kadar low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol “jahat” yang lebih rendah, lho! Wah, jadi makin semangat konsumsi buah nih.

3. Mencegah risiko kanker
5 Alasan Mengapa Kamu Harus Lebih Sering Makan Pisang, Berkhasiat!

Sebuah studi hasil kerjasama antara Manipur University dan The Chinese University of Hong Kong dalam US National Library of Medicine membuktikan bahwa pisang mempunyai potensi untuk mencegah kanker. Sebuah protein yang terkandung dalam pisang, bernama lektin, dapat menghentikan sel-sel leukemia untuk tumbuh.

Hal ini terjadi karena lektin adalah sebuah antioksidan. Antioksidan membantu tubuh untuk menyingkirkan radikal bebas. Jika terlalu banyak radikal bebas yang menumpuk, kerusakan sel dapat terjadi, yang berpotensi menyebabkan kanker.

American Journal of Epidemiology tahun 2004 juga menyimpulkan bahwa berbagai buah dan jus buah yang mengandung potasium atau Vitamin C dapat mengurangi risiko leukemia pada anak-anak, terutama jika dikonsumsi secara teratur selama dua tahun pertama kehidupan.

4. Menjaga kesehatan sistem pencernaan
5 Alasan Mengapa Kamu Harus Lebih Sering Makan Pisang, Berkhasiat!

The Crohn’s and Colitis Foundation of America merekomendasikan pisang sebagai snack dalam rencana diet mereka. Alasannya adalah karena pisang mengandung serat dan air. Keduanya memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Menurut Medical News Today, satu buah pisang berukuran sedang menyediakan sekitar sepuluh persen kebutuhan serat seseorang dalam sehari. Pisang juga merupakan bagian dari diet BRAT (Banana, Rice, Applesauce, and Toast). Diet ini direkomendasikan oleh bayak dokter untuk mengobati diare.

5. Meningkatkan kualitas tidur, menjaga memori, dan meningkatkan mood
5 Alasan Mengapa Kamu Harus Lebih Sering Makan Pisang, Berkhasiat!

Pisang diketahui sebagai salah satu buah yang mengandung triptofan. Triptofan sendiri adalah sebuah asam amino yang dapat diubah menjadi beberapa molekul penting, seperti serotonin dan melatonin. Sebuah studi dalam US National Library of Medicine tahun 1998 menyimpulkan bahwa serotonin memengaruhi kualitas tidur, kognisi, dan mood. Sedangkan, melatonin adalah hormon yang paling terlibat dalam siklus tidur-bangun kita, menurut tinjauan ilmiah tahun 2006 dalam sumber yang sama.

Berdasarkan hasil yang didapat dari tinjauan ilmiah dalam US National Library of Medicine tahun 2000, kadar triptofan yang rendah dalam menyebabkan kecemasan. Tak hanya itu, laporan tahun 2009 dari sumber yang sama menyimpulkan bahwa tingkat triptofan yang rendah berdampak negatif pada kognisi dan memori.