Berolahraga Bahayakan Tubuh?

Berolahraga Bahayakan Tubuh? Sebelum masuk kedalam topik, perlu di ketahui jika Olahraga sebenarnya memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh. Salah manfaat Olahraga yang ialah menjaga daya tahan tubuh agar tetap bugar dan sehat. Namun apabila berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Tidak sedikit yang membahayakan diri dan menimbulkan masalah-masalah pada tubuh.

Bagi anda yang memiliki kebiasaan olahraga terlalu berlebihan, simak artikel Berolaraga Bahayakan Tubuh yang sudah di rangkum oleh On Clinic USA berikut ini.

1. Performa menurun

Sulit untuk mengetahui apakah kita sudah melakukan olahraga secara berlebihan. Tetapi salah satu tanda utamanya adalah penurunan kinerja atau performa.

Misalnya, kita mulai berlari lebih lambat karena stamina sudah berkurang. Atau beban yang bisa kita angkat berkurang dari biasanya.

Tanpa waktu yang cukup bagi tubuh untuk memulihkan diri, maka otot akan melemah dan rusak.

“Hal ini dapat menyebabkan kemunduran fungsi otot, penurunan kinerja fisik, dan bahkan peningkatan risiko cedera,” kata pelatih olahraga, Jessica Matthews.

2. Selalu kelelahan

Olahraga dapat membuat kita lelah untuk sementara waktu. Namun, akan segera pulih setelah kita beristirahat.

Orang yang berolahraga bahkan akan lebih bersemangat sepanjang hari. Nah bila kamu justru merasa lesu dan lelah daripada bersemangat, sebaiknya kurangi waktu berolahraga.

3. Mengalami nyeri otot

Rasa sakit yang berlangsung selama berhari-hari merupakan indikator bahwa kita perlu beristirahat.

Meskipun beberapa nyeri otot setelah berolahraga adalah hal yang normal, tapi mengalami nyeri otot yang ekstrem bisa menjadi tanda overtraining.

4. Cedera

Lutut yang sakit, bahu yang bengkak, dan nyeri di punggung bawah mengirimkan pesan yang jelas bahwa olahraga secara berlebihan dapat menyebabkan cedera.

Menurut American Orthopedic Society for Sports Medicine, cedera bisa terjadi saat kita mendorong tubuh terlalu keras dan tidak memberinya cukup waktu untuk pulih. Hal ini dapat membuat otot dan persendian menjadi tegang.

Manfaatkan waktu istirahat sebagai kesempatan untuk memulihkan tubuh dan membangun kembali dirinya sendiri.

Berolahraga Bahayakan Tubuh?

5. Sistem kekebalan melemah

Apabila setelah olahraga kita merasa lebih sering tidak enak badan daripada biasanya, itu menjadi pertanda bahwa kita terlalu banyak berolahraga.

“Meskipun penelitian menunjukkan olahraga ringan mungkin berdampak positif terhadap sistem kekebalan tubuh, di sisi lain terlalu banyak olahraga juga dapat mengurangi kekebalan,” terang Matthews.

6. Kesulitan untuk tidur nyenyak

Melakukan olahrga secara teratur memang dapat meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

Namun, olahraga berlebihan dapat memiliki efek sebaliknya dalam hal mendapatkan tidur yang nyenyak.

Sebab, terlalu banyak olahraga memicu respons stres dalam tubuh, meningkatkan kadar hormon seperti kortisol dan adrenalin.

Hal ini dapat memengaruhi siklus tidur dan membuat kita terjaga di malam hari, atau bahkan memengaruhi kualitas tidur.

7. Tidak nafsu makan

Kehilangan nafsu makan adalah salah satu tanda utama overtraining.

Olahraga dapat membuat kita merasa tidak lapar karena menurunkan kadar ghrelin, hormon yang merangsang nafsu makan dan meningkatkan kadar peptida YY, hormon yang bertanggung jawab untuk menekan rasa lapar.

8. Sensitif secara emosional

Jika kita mengalami peningkatan kecemasan, penurunan konsentrasi, dan menjadi cepat marah, mungkin saatnya untuk mengevaluasi program olahraga yang sedang dijalani.

Meskipun aktivitas fisik seharusnya menyenangkan, tetapi apabila dilakukan berlebihan dapat menyebabkan kelelahan psikologis yang mencetuskan masalah ketidakpuasan dengan olahraga.

Faktanya, perubahan suasana hati bisa menjadi tanda awal latihan berlebihan, sebelum banyak tanda fisik lainnya yang muncul.

9. Menghalangi hubungan sosial

Saat teman-teman, anggota keluarga, dan rekan kerja secara konsisten mengatakan bahwa kita terlalu banyak berolahraga, mereka mungkin benar.

Berolahraga tidak boleh menghalangi hubungan atau kehidupan sosial dan jika kita terus-menerus melewatkan waktu berkualitas dengan orang-orang terdekat untuk berolahraga, ini waktunya untuk menemukan keseimbangan yang tepat.