Berikut Sirup Yakon yang Menjadi Bahan Alami Pengganti Gula

Berikut Sirup Yakon yang Menjadi Bahan Alami Pengganti Gula

Berikut Sirup Yakon yang Menjadi Bahan Alami Pengganti Gula – Tanaman insulin (nama ilmiah: Smallanthus sonchifolius), adalah salah satu tanaman yang berasal dari Meksiko dan menyebar ke Amerika hingga Asia-Afrika. Di Indonesia, tanaman ini banyak dibudidaya pada daerah Wonosobo, Bandung dan Jogja.

Tanaman ini juga dijuluki dengan ‘Mexican Sunflower’ karena tampilan bunganya yang indah dan berasal dari Mexico. Daun insulin memiliki warna daging umbi bervariasi, putih, krem, putih dengan ungu, pink, dan kuning.  Sirup yakon menjadi salah satu bahan alami sebagai pengganti gula yang lebih sehat.

Sirup tersebut berasal dari umbi tanaman yakon yang banyak dikembangkan di dataran tinggi Andes sampai Amazon. Ternyata, umbi yakon gak hanya sebagai pemanis alami, tapi juga diolah menjadi salad dan beragam hidangan lainnya. Selain umbinya, daun yakon yang dikeringkan juga dapat diolah menjadi teh.

1. Kerabat dekat bunga matahari dari Pegunungan Andes
5 Trivia Yakon, Pemanis Alami Pengganti Gula yang Kaya Manfaat

Di Indonesia, yakon dikenal sebagai tanaman insulin atau bunga matahari Meksiko sebab bunganya yang mirip dan berasal dari Meksiko. Tanaman tersebut memang masih kerabat dekat bunga matahari dan jerusalem artichoke.

Melansir Health Benefits Time, secara tradisional, yakon ditanam di Andes utara dan tengah, dari Kolombia hingga Argentina utara. Namun, kini telah dibudidayakan dengan baik di Tasmania, Australia dan Selandia Baru.

Kepopulerannya pun sampai Asia, termasuk Indonesia. Beberapa daerah yang menjadi pusat budidaya yakon di Indonesia, yakni Wonosobo, Bandung, dan Yogyakarta.

2. Tidak sensitif terhadap lamanya penyinaran
5 Trivia Yakon, Pemanis Alami Pengganti Gula yang Kaya Manfaat

Yakon dapat tumbuh mencapai 2 meter dengan bunga kecil berwarna kuning. Tidak seperti tanaman umbi lainnya yang didomestikasi oleh penduduk asli Andes, yakon tidak sensitif terhadap fotoperiode -pengaruh lama penyinaran. Sehingga dapat tumbuh dengan baik di daerah subtropis sekalipun.

Melansir Specialty Produce, umbi yakon berukuran besar, mulai ratusan gram hingga satu kilogram. Kulitnya cokelat, perlu dikupas terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Dagingnya berwarna kuning dan memiliki rasa manis yang renyah, berair mirip bengkuang.

Kamu perlu merendamnya dengan lemon atau cuka setelah dikupas supaya tidak teroksidasi.

3. Dapat dinikmati mentah maupun diolah terlebih dahulu
5 Trivia Yakon, Pemanis Alami Pengganti Gula yang Kaya Manfaat

Umbi yakon dapat dinikmati mentah atau dimasak. Beberapa pemanfaatan umbi yakon yakni sebagai salad sampai sirup. Sedangkan daunnya dapat digunakan untuk membuat teh herbal. Masyarakat Amerika Selatan kerap menggunakan daun yakon untuk membungkus makanan selama memasak.

Sebelum membeli atau memanen sendiri yakon untuk dikonsumsi, pastikan permukaan umbinya berat dan keras. Permukaan umbi yang lembut dan tidak berkerut menunjukkan bahwa umbi tersebut sudah tua serta layak dikonsumsi. Untuk penyimpanan, cukup bungkus dengan kertas dan simpan di tempat yang gelap dan sejuk.

4. Daun yakon menjadi teh herbal yang baik untuk kesehatan
5 Trivia Yakon, Pemanis Alami Pengganti Gula yang Kaya Manfaat

Daun yakon yang digunakan sebagai teh dan bungkus makanan, ternyata berkhasiat untuk kesehatan, lho.

Melansir laman resmi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, daun yakon mengandung asam chlorogenic, sama ferulat, dan asam caffeic yang berpotensi sebagai antioksidan. Selain itu, dapat menurunkan gula darah dan meningkatkan konsentrasi plasma insulin.

Berdasarkan penelitian, dengan meminum dua kali sehari air rebusan daun yakon, dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Lima lembar daun yakon segar direbus dengan 2 gelas air. Rebus sampai airnya tinggal 1 gelas, lalu diminum.

5. Umbi yakon dapat mencegah kelebihan gula
5 Trivia Yakon, Pemanis Alami Pengganti Gula yang Kaya Manfaat

Umbi yakon terdiri dari air dan fruktooligosakarida yang artinya sebagian besar gula karbohidrat tidak dapat dicerna oleh tubuh sehingga kadar kalori akan jadi rendah dan mencegah kelebihan gula masuk ke aliran darah. Ini membantu tubuh meningkatkan penyerapan mineral dan vitamin dari makanan lainnya.

Yakon memiliki efek anti-hiperglikemik dan dapat meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh. Hal ini bermanfaat bagi pasien diabetes atau bagi yang memiliki kemungkinan tinggi terkena penyakit ini. Gak heran, kalau sirup yakon makin populer untuk digunakan sebagai pengganti gula tebu.

Namun, perlu diperhatikan bagi orang yang memiliki masalah kesehatan garus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Terlalu banyak mengonsumsi yakon dapat menyebabkan rasa sakit pada usus.

Kulit umbi berwarna cokelat, merah muda, ungu, krem atau putih gading dan sangat tipis (1–2 mm), berdaun hijau tua seperti seledri, bunganya berwarna kuning berbentuk seperti bunga aster, memiliki sistem akar terdiri atas 4-20 akar berbonggol yang dapat mencapai panjang 25 cm dengan diameter 11 cm, dan sistem akar ekstensif berserat tipis.

Batang berbentuk silinder atau sub-angular, bercabang, dan berwarna hijau. Daun berbentuk bulat telur. Sistem perbungaan adalah terminal, terdiri atas satu hingga lima sumbu, masing-masing dengan tiga capitula.