Beberapa Fakta Seputar Manisan Ubi Khas Jepang yang Lezat

Beberapa Fakta Seputar Manisan Ubi Khas Jepang yang Lezat

Beberapa Fakta Seputar Manisan Ubi Khas Jepang yang Lezat – Ubi jalar adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi yang tinggi. Di Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting.

Di Asia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dibuat sayuran. Sama seperti Indonesia, ternyata Jepang juga menyukai aneka makanan olahan ubi. Salah satunya adalah daigaku imo atau manisan ubi.

Punya rasa manis tak menjadikan daigaku imo hanya sebagai camilan. Di Jepang, manisan ubi ini juga dijadikan lauk nasi orang Jepang, lho. Jadi penasaran seperti apa rasa dari daigaku imo, kan? Kira-kira, bagaimana cara mengolahnya?

1. Apa itu daigaku imo?
5 Fakta Daigaku Imo, Manisan Ubi Khas Jepang yang Enak Buat Camilan

Daigaku imo adalah olahan ubi khas Jepang yang memiliki rasa manis. Daigaku imo atau manisan ubi dikenal sebagai camilan sekaligus lauk di Jepang.

Daigaku imo juga disebut sebagai kondimen atau makanan pendamping. Dibalik rasanya yang manis dengan tekstur yang renyah, daigaku imo ternyata proses memasak yang mudah, tapi butuh ketelitian.

2. Proses memasaknya cukup mudah
5 Fakta Daigaku Imo, Manisan Ubi Khas Jepang yang Enak Buat Camilan

Dalam membuat daigaku imo, taburan wijen hitam adalah ciri khas utamanya. Rasa manis dari daigaku imo didapat dari madu dan ubi itu sendiri.

Seperti manisan buah, ubi dipotong seukuran jari dan direndam dengan air garam. Lalu daigaku imo digoreng bersama gula dan madu. Tak cukup sekali, proses penggorengan dilakukan dua kali hingga benar-benar kering dan matang.

3. Daigaku imo adalah makanan favorit mahasiswa di Jepang
5 Fakta Daigaku Imo, Manisan Ubi Khas Jepang yang Enak Buat Camilan

Nama “daigaku” memiliki arti kampus atau universitas, sedangkan “imo” merujuk pada camilan. Manisan ubi ini diberi nama daigaku imo, karena dulu banyak menjadi makanan favorit mahasiswa Jepang yang tinggal di asrama.

Di Jepang, para mahasiswa harus senantiasa berhemat, karena standar makan dan hidup yang cukup tinggi di sana. Akhirnya, daigaku imo menjadi pilihan camilan sekaligus makanan pokok mereka. Tred ini dimulai dari tahun 1900-an di Jepang.

4. Tak hanya dijadikan cemilan, tetapi juga lauk
5 Fakta Daigaku Imo, Manisan Ubi Khas Jepang yang Enak Buat Camilan

Selain mahasiswa yang menyukai daigaku imo, masyarakat Jepang pada umumnya juga suka dengan makanan manis ini. Banyak dari masyarakat Jepang yang menjadikan daigaku imo ini sebagai camilan pendamping minum teh mereka. Namun, ada pula yang menjadikannya lauk makan nasi, seperti masyarakat di daerah Kanto, Jepang.

5. Daigaku imo punya banyak nutrisi
5 Fakta Daigaku Imo, Manisan Ubi Khas Jepang yang Enak Buat Camilan

Kandungan nutrisinya yang cukup banyak, membuat Jepang terus berinovasi untuk membudidayakan ubi jalar. Ubi jalar banyak diolah menjadi camilan dan makanan sehari-hari masyarakat Jepang termasuk diolah menjadi daigaku imo.

Menggunakan teknologi canggih mereka, Jepang membuat ubi jalar kian mudah ditemukan bahkan di supermarket. Sejatuh cinta itu masyarakat Jepang terhadap manfaat ubi jalar yang luar biasa untuk kesehatan, lho.

Terdapat pula ubi jalar yang dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya. Bunga ubi jalar. Ubi jalar berasal dari Amerika Selatan tropis dan, yang masih diperdebatkan, Papua.

Kalangan yang tidak menyetujui asal muasal ubi jalar dari Papua berpendapat bahwa orang Indian telah berlayar menuju ke barat melalui Samudra Pasifik dan membantu menyebarkan ubi jalar ke Asia. Proposal ini banyak ditentang karena bertentangan dengan fakta-fakta klimatologi dan antropologi.