Beberapa Cara yang bisa Menjaga Performa Memori Otak

Beberapa Cara yang bisa Menjaga Performa Memori Otak

Beberapa Cara yang bisa Menjaga Performa Memori OtakDaya ingat merupakan alih bahasa dari memory. Pada umumnya para ahli memandang daya ingat sebagai hubungan antara pengalaman dengan masa lalu. Dalam kegiatan sehari-hari, kita dituntut untuk mengingat kembali kejadian yang telah dialami atau informasi yang pernah diperoleh.

Seseorang dapat mengingat sesuatu pengalaman yang telah terjadi atau pengetahuan yang telah dipelajari pada masa lalu. menjelaskan memori adalah salah satu karakter yang dimiliki oleh makhluk hidup, pengalaman berguna apa yang kita lupakan yang mana mempengaruhi perilaku dan pengalaman yang akan datang. Tak terelakkan bahwa daya ingat atau memori otak adalah salah satu hal esensial bagi kelangsungan hidup.

Namun, seiring bertambahnya usia, daya ingat dapat menurun. Meskipun begitu, Dikutip dari idn poker android jangan khawatir karena ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga performa memori otak mulai sekarang. Apa saja? Yuk, disimak!

1. Konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3
Lakukan 6 Hal Ini untuk Menjaga Performa Memori Otak, Apa Saja?

Asam lemak omega-3 banyak ditemukan pada ikan dan makanan laut lainnya, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak nabati dan makanan fortifikasi seperti yoghurt, susu, jus kemasan, dan sebagainya. Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang berperan penting dalam sistem kesehatan tubuh.

Mengonsumsi minyak ikan juga dapat meningkatkan performa memori jangka pendek dan working memory. Studi yang dimuat dalam jurnal Psychopharmacology menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minyak ikan selama 12 bulan mengalami peningkatan pada memori jangka pendek dan working memory.

2. Kurangi asupan gula
Lakukan 6 Hal Ini untuk Menjaga Performa Memori Otak, Apa Saja?

Mengonsumsi makanan tinggi gula berisiko menurunkan performa memori otak. Berdasarkan studi yang dimuat dalam The Journal of The Alzheimer’s Association, orang yang mengonsumsi minuman manis, misalnya minumnya bersoda, lebih dari satu kali dalam sehari memiliki memori episodik yang lebih lemah dan mengalami pengurangan volume total otak.

Jadi, dengan mengurangi konsumsi gula dari makanan atau minuman dipercaya dapat menjaga daya ingat dan tentunya kesehatan tubuh secara keseluruhan.

3. Menjaga berat badan ideal yang sehat
Lakukan 6 Hal Ini untuk Menjaga Performa Memori Otak, Apa Saja?

Beberapa penelitian telah menunjukkan korelasi antara berat badan dengan kemampuan memori otak. Salah satunya yakni studi yang dimuat dalam jurnal Neuropsychologia mengenai hubungan antara obesitas dan resistansi insulin terhadap memori otak. Hasilnya menunjukkan bahwa obesitas dapat menurunkan aktivitas fungsional inti otak yang mendukung memori episodik.

IMT itu sendiri merupakan suatu indeks ukur untuk mengetahui kategori berat badan, apakah termasuk dalam kategori kurang, normal, atau berlebih. Semakin tinggi berat badan, maka semakin besar pula nilai IMT.

4. Melatih kinerja otak
Lakukan 6 Hal Ini untuk Menjaga Performa Memori Otak, Apa Saja?

Kemampuan kognitif seseorang dapat ditingkatkan dengan beberapa cara, salah satunya dengan bermain game. Aplikasi permainan dengan tujuan melatih otak (brain-training) dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif otak.

Berdasarkan studi dalam jurnal PLOS One, sebanyak 4.715 partisipan yang melakukan pelatihan kognitif online menggunakan aplikasi brain-training menunjukkan peningkatan performa memori jangka pendek, working memory, konsentrasi, dan pemecahan masalah. Tiap partisipan melakukan brain-training selama 15 menit minimal 5 hari dalam seminggu dengan jangka waktu 10 minggu.

5. Tidur yang cukup
Lakukan 6 Hal Ini untuk Menjaga Performa Memori Otak, Apa Saja?

Dilansir Healthy Sleep, tidur, belajar dan daya ingat memiliki keterkaitan yang kompleks pada manusia. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kualitas dan kuantitas tidur sangat berpengaruh terhadap kualitas belajar dan daya ingat.

Ketika tidur, memori otak akan melakukan konsolidasi atau penguatan informasi yang baru diterima, sehingga memori menjadi stabil. Sebaliknya, kurang tidur menyebabkan melemahnya daya ingat karena fokus dan perhatian yang menurun.

Neuron pada otak tidak dapat mengoordinasikan informasi dengan baik, sehingga sulit untuk mengingat kembali informasi yang telah diterima. Selain itu, kurang tidur juga mengurangi kemampuan untuk mengambil keputusan secara cermat dan dapat memengaruhi mood.

6. Berolahraga
Lakukan 6 Hal Ini untuk Menjaga Performa Memori Otak, Apa Saja?

Olahraga merupakan aktivitas yang baik untuk kesehatan fisik dan mental. Selain itu, olahraga juga bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan kognitif.

Berdasarkan studi dalam jurnal Psychology and Aging, olahraga dapat meningkatkan kemampuan kognitif termasuk daya ingat. Studi ini melibatkan 144 partisipan dengan rentang umur 19 hingga 93 tahun yang melakukan olahraga intensitas sedang dengan bersepeda selama 15 menit.