Beberapa Acar yang Wajib Ada Saat Menyantap Hidangan Utama

Beberapa Acar yang Wajib Ada Saat Menyantap Hidangan Utama

Beberapa Acar yang Wajib Ada Saat Menyantap Hidangan Utama – Acar adalah jenis awetan makanan yang pada prosesnya menggunakan cuka dan air garam untuk membuat cita rasa segar. Biasanya yang dibuat acar adalah timun, cabai, bawang, tomat, dan sebagainya, sebagian lagi menambahkan wortel.

Acar umumnya disajikan sebagai hidangan pelengkap dan juga bisa disajikan sebagai salad. Kalau Korea Selatan memiliki berbagai jenis kimchi yang wajib ada di meja makan saat menyantap hidangan utama, Jepang ternyata juga memiliki aneka acar atau sayuran fermentasi yang populer, lho.

Saat ke restoran Jepang, kalian pasti kerap menemui nattō. Selayaknya kimchinattō juga menjadi primadona orang Jepang dan side dish yang wajib ada di meja makan. Namun gak hanya nattō, ini beberapa acar yang wajib kalian cicipi saat menyantap hidangan khas Jepang.

1. Nattō
Ini Dia 5 Jenis Acar Khas Jepang yang Wajib Ada di Meja Makan!

Nattō adalah acar khas Jepang yang terbuat dari kedelai yang difermentasi.
Proses fermentasi nattō perlu waktu lama. Proses pembuatan nattō  membutuhkan kedelai yang direndam di dalam air dan bakteri Bacillus subtilis, yang di Jepang dikenal dengan nattō-kin. Proses akhir fermentasi nattō menghasilkan tekstur yang unik, kental, dan bau yang cenderung tajam.

2. Takuan
Ini Dia 5 Jenis Acar Khas Jepang yang Wajib Ada di Meja Makan!

Takuan adalah acar yang terbuat dari lobak daikon dengan tekstur yang renyah, serta memiliki rasa manis dan ringan. Untuk membuatnya, pertama-tama lobak daikon dijemur, lalu dibumbui dengan garam dan berbagai rempah.

Setelah itu, lobak daikon akan direndam di dalam larutan fermentasi yang terbuat dari kunyit, cuka beras, gula, garam, air selama beberapa bulan. Saat selesai difermentasi, lobak daikon umumnya akan berwarna kuning dan sedikit pedas.

Di Korea Selatan, takuan disebut dengan danmuji. Di Jepang, takuan biasanya disajikan sebagai side dish atau digunakan dalam salad, tumisan, dan sushi.

3. Gari
Ini Dia 5 Jenis Acar Khas Jepang yang Wajib Ada di Meja Makan!

Gari adalah istilah Jepang untuk menyebut acar jahe yang jadi elemen penting di setiap hidangan sushi. Gari biasanya terbuat dari jahe muda yang dipanen lebih awal sehingga memiliki tekstur yang lembut, warna yang bening, dan rasanya yang ringan. Jahe yang segar dan muda bisa dilihat dari ujung yang berwarna merah muda.

Dalam proses fermentasi, jahe akan diiris tipis dan direbus sebentar dalam air, lalu dikeringkan. Irisan yang dikeringkan tersebut kemudian disimpan dalam stoples atau wadah yang diberi larutan ferementasi yang terbuat dari cuka beras, garam, dan gula.

4. Menma
Ini Dia 5 Jenis Acar Khas Jepang yang Wajib Ada di Meja Makan!

Menma adalah acar khas Jepang yang biasanya digunakan sebagai topping ramen. Acar ini terbuat dari rebung yang difermentasi, tetapi sebelumnya sudah dikeringkan dan dibumbui dengan minyak wijen, gula, garam, dan kecap.

Acar rebung ini biasanya diproduksi di Taiwan dan Cina sehingga juga dikenal dengan istilah shinachiku, yang berarti bambu Cina.

Menma mudah ditemui dalam stoples atau wadah yang dijual di tokoh bahan makanan di Jepang. Selain digunakan sebagai topping ramenmenma juga disajikan sebagai lauk, lho.

5. Fukujinzuke
Ini Dia 5 Jenis Acar Khas Jepang yang Wajib Ada di Meja Makan!

Biasa disajikan sebagai lauk, fukujinzuke adalah acar sayuran ala Jepang yang wajib ada di meja makan. Ciri khas acar ini bisa dilihat dari proses pengawetan di mana sayuran diasinkan dengan direndam di dalam campuran kecap, cuka beras, dan gula.

Karena nama acar ini berasal dari istilah yang digunakan untuk merujuk pada Tujuh Dewa Keberuntungan, maka fukujinzuke harus mengandung tujuh bahan yang berbeda. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, tradisi tersebut sebagian mulai diabaikan.

Sayuran yang paling umum digunakan untuk membuat fukujinzuke saat ini yakni terong, jamur shitake, lobak daikon, mentimun, dan wortel.

Acar menjadi side dish yang wajib ada di meja makan saat menyantap ramen  atau sushi hingga saat ini di Jepang. Gak hanya itu, aneka acar ini bahkan disajikan sebagai lauk untuk disantap dengan nasi, lho.

Acar yang merupakan pelengkap dari makanan ini memiliki manfaat yang terkandung di dalamnya. Hasil fermentasi dari timun, wortel, bawang merah, dan cabai rawit ini memiliki efek yang baik untuk tubuh kita asalkan jangan dikonsumsi terlalu sering karena dapat membahayakan pencernaan.

Mengkonsumsi acar memiliki manfaat seperti, rendahnya nilai kadar kolesterol dan kalori, memiliki kandungan gizi yang cukup banyak karena walaupun terdapat fermentasi itu tidak merubah kandungan serat pada timun hilang, mengandung zat besi, vitamin C dan K, memiliki kandungan sodium yang tinggi, dan berfungsi sebagai antioksidan. Hal tersebut dapat membantu untuk menyerang molekul yang dapat merusak sel kearah jantung ataupun kanker.